DWJ Manajement - PORTAL

Prabowo Sebut Kecerdasan Bukan dari Sekolah, Singgung Kampusnya Bahlil

Oleh: DWJ-Manajement 07 Aug 2026
Prabowo Sebut Kecerdasan Bukan dari Sekolah, Singgung Kampusnya Bahlil

```html

Prabowo Subianto Sebut Kecerdasan Tak Melulu Soal Sekolah, Singgung Latar Belakang Pendidikan Bahlil Lahadalia

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik melalui pernyataan filosofisnya mengenai standar kecerdasan manusia. Dalam sebuah kesempatan, Presiden menekankan bahwa kecerdasan seseorang tidak bisa hanya diukur melalui formalitas pendidikan atau deretan gelar akademik yang tertera di belakang nama. Hal ini ia sampaikan sembari menyinggung latar belakang pendidikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebagai salah satu contoh nyata.

Pernyataan ini memicu diskusi hangat di tengah masyarakat, terutama mengenai bagaimana sebuah bangsa seharusnya mendefinisikan kualitas sumber daya manusia (SDM). Prabowo seolah ingin memberikan narasi baru bahwa kemampuan untuk memecahkan masalah, ketangkasan dalam lapangan, dan kecerdasan praktis memiliki bobot yang setara, bahkan mungkin lebih penting, dibandingkan kecerdasan teoretis yang didapat dari bangku kuliah.

Makna Kecerdasan dalam Perspektif Kepemimpinan Prabowo

Bagi Prabowo Subianto, kecerdasan adalah sebuah kemampuan adaptasi dan eksekusi. Dalam pandangannya, dunia yang terus berubah dengan cepat menuntut individu yang tidak hanya pintar secara kognitif, tetapi juga cerdas secara situasional. Ia melihat banyak individu yang memiliki ijazah tinggi namun gagap ketika dihadapkan pada realitas kompleks di lapangan.

Dalam narasi yang ia bangun, kecerdasan bukan sekadar kemampuan menghafal teori atau mengikuti kurikulum pendidikan formal. Lebih dari itu, kecerdasan mencakup:

Kemampuan Problem Solving: Bagaimana seseorang mampu mencari jalan keluar di tengah keterbatasan sumber daya.

Kecerdasan Emosional dan Sosial: Kemampuan bernegosiasi, membangun jejaring, dan memahami dinamika manusia.

Ketahanan (Resilience): Daya tahan mental untuk tetap berpikir jernih di bawah tekanan situasi yang ekstrem.

Kecerdasan Praktis: Kemampuan menerapkan pengetahuan dalam tindakan nyata yang memberikan dampak langsung.