DWJ Manajement - PORTAL

Prabowo Singgung BUMN Seenaknya, Mau Usut Direksi 30 Tahun ke Belakang

Oleh: DWJ-Manajement • 14 Aug 2026
Prabowo Singgung BUMN Seenaknya, Mau Usut Direksi 30 Tahun ke Belakang

Potensi Kerugian Negara: Manajemen yang tidak hati-hati dalam melakukan ekspansi atau investasi yang berisiko tinggi.

Rencana Audit Radikal: Mengusut Jejak Direksi 30 Tahun ke Belakang

Hal yang paling mengejutkan dari pernyataan Presiden Prabowo adalah niatnya untuk melakukan penelusuran sejarah manajemen BUMN secara ekstrem. Beliau menyatakan ingin mengusut kebijakan dan tindakan para direksi, bahkan jika harus menarik mundur hingga 30 tahun ke belakang.

Langkah ini dipandang sebagai upaya "pembersihan total" terhadap praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang diduga telah mendarah daging dalam sistem birokrasi BUMN selama beberapa dekade terakhir. Dengan mengusut masa lalu hingga tiga dekade, pemerintah ingin melihat pola kerusakan sistemik yang mungkin selama ini tersembunyi di balik pergantian kepemimpinan.

Audit historis ini bertujuan untuk:

Mengidentifikasi Kebocoran Anggaran: Mencari tahu di mana saja terjadi pemborosan atau penggelapan dana dalam proyek-proyek strategis masa lalu.

Menemukan Aset yang Hilang: Melacak aset negara yang diduga telah dialihkan atau disalahgunakan melalui manajemen yang buruk.

Memutus Rantai Budaya Korup: Memastikan bahwa praktik-praktik lama tidak terbawa ke dalam kepemimpinan BUMN di era pemerintahan saat ini.

Evaluasi Kepemimpinan: Memberikan efek jera bagi para mantan pejabat atau direksi yang telah melakukan pelanggaran hukum atau etika berat.