DWJ Manajement - PORTAL

Protelindo Caplok 51% Saham DATA, Geser iForte Sebagai Pengendali

Oleh: DWJ-Manajement 14 Jul 2026
Protelindo Caplok 51% Saham DATA, Geser iForte Sebagai Pengendali

Divestasi ini dipandang sebagai langkah efisiensi bagi iForte untuk melakukan rebalancing portofolio investasi mereka, sementara bagi Protelindo, ini adalah langkah ekspansi yang sangat terukur untuk memperkuat basis bisnis mereka di luar sektor menara telekomunikasi konvensional.

Strategi Ekspansi Protelindo ke Sektor Infrastruktur Digital

Mengapa Protelindo memilih untuk masuk ke Remala Abadi? Untuk menjawab hal ini, kita harus melihat tren global dalam industri telekomunikasi. Saat ini, perusahaan penyedia menara (TowerCo) tidak lagi bisa hanya mengandalkan penyewaan ruang untuk antena. Mereka dituntut untuk bertransformasi menjadi penyedia infrastruktur digital terintegrasi.

Remala Abadi memiliki rekam jejak yang kuat dalam penyediaan layanan infrastruktur yang mendukung konektivitas digital. Dengan mengakuisisi DATA, Protelindo tidak hanya sekadar menambah jumlah aset, tetapi juga menambah kapabilitas teknologi dan layanan yang dapat ditawarkan kepada pelanggan mereka, termasuk operator seluler dan perusahaan teknologi lainnya.

Menuju Ekosistem Infrastruktur Terintegrasi

Integrasi antara Protelindo dan Remala Abadi diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat. Protelindo memiliki keunggulan dalam hal jangkauan fisik melalui menara-menara mereka yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Di sisi lain, Remala Abadi membawa keahlian dalam pengelolaan data dan infrastruktur pendukung lainnya.

Sinergi ini akan memungkinkan Protelindo untuk menawarkan paket layanan "end-to-end". Artinya, mereka tidak hanya menyediakan tempat menancapkan antena, tetapi juga bisa menyediakan jalur konektivitas, pengelolaan data, hingga solusi infrastruktur digital yang lebih kompleks. Hal ini sangat krusial di tengah melonjaknya kebutuhan data akibat penetrasi internet yang semakin masif dan pengembangan teknologi 5G di Indonesia.

Ada beberapa manfaat strategis yang dapat dipetik dari integrasi ini:

Diversifikasi Pendapatan: Mengurangi ketergantungan pada pendapatan sewa menara tradisional.

Peningkatan Nilai Tambah: Menawarkan layanan yang lebih cerdas dan berbasis data kepada pelanggan.