Meningkatkan Konsumsi Rumah Tangga: Jika masyarakat percaya bahwa ekonomi akan tumbuh dan lapangan kerja tersedia, mereka akan lebih berani membelanjakan uangnya, yang pada gilirannya memutar roda ekonomi.
Mendorong Investasi: Investor, baik domestik maupun asing, membutuhkan kepastian dan rasa percaya diri. Narasi positif dari otoritas membantu mengurangi ketidakpastian (uncertainty) yang sering menjadi musuh utama investasi.
Menjaga Stabilitas Perbankan: Dalam konteks Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), kepercayaan nasabah terhadap keamanan uang mereka sangat bergantung pada stabilitas sistem keuangan. Optimisme yang terukur membantu mencegah terjadinya penarikan dana besar-besaran akibat kepanikan (bank run).
Memperkuat Nilai Tukar dan Pasar Modal: Sentimen positif yang konsisten dapat membantu menstabilkan pasar keuangan dan menjaga kepercayaan investor terhadap mata uang nasional.
Membangun Kepercayaan di Tengah Ketidakpastian Global
Dunia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global yang sangat tinggi. Di tengah situasi yang penuh volatilitas ini, peran otoritas keuangan untuk memberikan "jangkar" kepercayaan menjadi sangat vital. Purbaya melihat bahwa jika otoritas hanya bicara berdasarkan data mentah yang terkadang terlihat suram, maka kepercayaan pasar bisa runtuh dengan cepat.
Oleh karena itu, narasi yang ia bangun bertujuan untuk memberikan arah yang jelas. Dengan memberikan ekspektasi yang tinggi namun tetap dalam kerangka desain yang terukur, ia mencoba menciptakan momentum bagi pelaku ekonomi untuk terus bergerak maju. Ia percaya bahwa optimisme yang dikelola dengan baik dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dari sekadar hitungan matematis biasa.