DWJ Manajement - PORTAL

Purbaya Pede Ekonomi RI 2027 Bisa Tembus 6%

Oleh: DWJ-Manajement • 14 Aug 2026
Purbaya Pede Ekonomi RI 2027 Bisa Tembus 6%

2. Kebijakan Moneter Global dan Suku Bunga

Kebijakan bank sentral dunia, terutama Federal Reserve (The Fed) di Amerika Serikat, sangat memengaruhi aliran modal keluar-masuk di pasar negara berkembang. Jika suku bunga global tetap tinggi untuk waktu yang lama, tekanan terhadap nilai tukar Rupiah akan meningkat, yang berisiko menaikkan biaya impor bagi industri dalam negeri.

3. Perubahan Iklim dan Transisi Energi

Dunia sedang bergerak menuju ekonomi hijau. Indonesia dituntut untuk mampu melakukan transisi energi dari berbasis fosil ke energi terbarukan tanpa mengganggu stabilitas pertumbuhan ekonomi. Tantangan pendanaan hijau dan kesiapan infrastruktur energi baru menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah.

Strategi Menuju Target Ekonomi 6 Persen

Untuk memastikan proyeksi Purbaya Yudhi Sadullah menjadi kenyataan, diperlukan sinergi antara kebijakan fiskal yang ekspansif namun disiplin, serta kebijakan moneter yang menjaga stabilitas. Pemerintah perlu memastikan bahwa investasi yang masuk tidak hanya berfokus pada sektor ekstraktif, tetapi juga pada sektor manufaktur yang padat karya.

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi kunci. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas tenaga kerja agar mampu mengisi kebutuhan industri masa depan yang berbasis teknologi tinggi. Tanpa SDM yang mumpuni, pertumbuhan ekonomi hanya akan dinikmati oleh segelintir pihak melalui penggunaan mesin dan otomasi, tanpa memberikan efek pemerataan yang luas.

Selain itu, kemudahan berusaha (ease of doing business) harus terus diperbaiki. Birokrasi yang ramping dan kepastian hukum akan menjadi daya tarik utama bagi investor untuk mempercepat realisasi proyek-proyek strategis nasional yang menjadi motor pertumbuhan.

Kesimpulan

Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada tahun 2027 merupakan target yang ambisius namun realistis untuk dicapai. Dengan memanfaatkan momentum hilirisasi industri, penguatan konsumsi domestik, dan akselerasi ekonomi digital, Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk melakukan lompatan ekonomi. Namun, keberhasilan ini sangat bergantung pada kemampuan pemerintah dan pelaku ekonomi dalam menavigasi tantangan geopolitik global, menjaga stabilitas nilai tukar, serta memastikan transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.