Eksposur Global yang Tinggi: Sebagai destinasi internasional, Bali memiliki infrastruktur yang sudah terbiasa melayani arus orang dari berbagai belahan dunia, termasuk para pengambil keputusan ekonomi global.
Kesiapan Infrastruktur Digital: Pengembangan kawasan ekonomi khusus di Bali telah mendorong peningkatan kualitas konektivitas digital yang menjadi syarat utama operasional platform finansial berbasis teknologi.
Simbolisme Ekonomi Baru: Menempatkan pusat aktivitas finansial di Bali dapat memberikan pesan kuat bahwa Indonesia sedang melakukan diversifikasi ekonomi, tidak hanya bergantung pada sektor manufaktur dan komoditas, tetapi juga pada sektor jasa keuangan kelas dunia.
Kenyamanan bagi Investor: Lingkungan Bali yang mendukung gaya hidup internasional memberikan nilai tambah bagi para ekspatriat dan investor yang perlu melakukan mobilisasi tinggi ke lokasi operasional.
Namun, Purbaya menegaskan bahwa penentuan lokasi masih dalam tahap kajian mendalam. Pemerintah akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari ketersediaan lahan, keamanan siber, hingga dampak sosial-ekonomi terhadap masyarakat lokal. "Bali adalah opsi yang sangat menarik, namun kita akan melakukan studi kelayakan yang komprehensif untuk memastikan lokasi yang dipilih benar-benar memberikan efisiensi maksimal," tambahnya.
Tantangan Regulasi dan Aturan Turunan
Meskipun target sudah ditetapkan, tantangan terbesar yang dihadapi oleh Kementerian Keuangan adalah penyusunan aturan turunan. Sebuah platform besar seperti PFII tidak dapat berjalan hanya dengan landasan undang-undang yang bersifat umum. Diperlukan peraturan teknis yang sangat mendetail guna memberikan kepastian hukum bagi para pengguna dan pengelola.
Aturan turunan ini mencakup berbagai aspek krusial, di antaranya:
Mekanisme Tata Kelola: Bagaimana struktur manajemen dan pengawasan dijalankan agar terhindar dari praktik penyimpangan.
Standar Keamanan Siber: Mengingat ini adalah platform berbasis digital, protokol keamanan data menjadi harga mati untuk mencegah kebocoran informasi finansial yang sensitif.