DWJ Manajement - PORTAL

Rosan Buka Suara soal Proyek Data Center di Jatiluhur Disetop Pemprov Jabar

Oleh: DWJ-Manajement • 30 Sep 2026
Rosan Buka Suara soal Proyek Data Center di Jatiluhur Disetop Pemprov Jabar

Pertumbuhan Ekonomi Digital: Infrastruktur yang mumpuni akan mempercepat adopsi teknologi bagi UMKM, startup, hingga korporasi besar.

Penyerapan Investasi Asing (FDI): Sektor teknologi adalah salah satu penyumbang arus modal asing terbesar yang dapat memperkuat cadangan devisa.

Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas: Meskipun bersifat infrastruktur teknologi, pembangunan dan operasionalnya membutuhkan tenaga kerja terampil di bidang IT dan teknis.

Tantangan Iklim Investasi di Tingkat Regional

Kasus Jatiluhur ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa kemudahan berinvestasi tidak hanya bergantung pada regulasi di tingkat Jakarta, tetapi juga pada kemudahan di tingkat daerah. Rosan Roeslani menekium bahwa kepastian hukum dan kecepatan perizinan di daerah adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan investor.

Seringkali, terjadi gap informasi antara apa yang telah disetujui di tingkat pusat dengan implementasi di lapangan oleh pemerintah daerah. Hal ini sering kali berujung pada penghentian proyek secara tiba-tiba, yang pada akhirnya merugikan kredibilitas Indonesia di mata dunia internasional. Oleh karena itu, peran BKPM sebagai dirigen investasi nasional menjadi sangat vital untuk memastikan adanya harmonisasi kebijakan.

Selain itu, ada beberapa tantangan klasik yang sering dihadapi dalam proyek infrastruktur digital di daerah, di antaranya:

Sinkronisasi Tata Ruang: Ketidaksesuaian antara rencana lokasi proyek dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) daerah.

Isu Lingkungan dan Sosial: Kekhawatiran masyarakat lokal mengenai penggunaan sumber daya air atau dampak pembangunan terhadap lingkungan sekitar.

Birokrasi Perizinan: Proses administrasi yang berbelit-belit atau adanya perubahan regulasi mendadak di tingkat daerah.