DWJ Manajement - PORTAL

Rosan Ungkap Respons 110 Investor Global soal PFII

Oleh: DWJ-Manajement • 16 Aug 2026
Rosan Ungkap Respons 110 Investor Global soal PFII

4. Digitalisasi dan Ekonomi Kreatif

Dengan populasi usia produktif yang besar dan penetrasi internet yang terus meningkat, sektor teknologi finansial (fintech), e-commerce, dan ekonomi digital menjadi magnet bagi modal ventura global.

Tantangan ke Depan: Mengubah Minat Menjadi Realisasi

Meskipun respons awal dari 110 investor ini sangat positif, Rosan Roeslani mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya terletak pada tahap implementasi. Menarik minat investor adalah satu hal, namun memastikan mereka merealisasikan komitmen investasinya menjadi hal lain yang jauh lebih kompleks.

Pemerintah dituntut untuk tetap konsisten dalam memperbaiki birokrasi dan memangkas hambatan-hambatan administratif yang seringkali menjadi keluhan utama para investor asing. Efisiensi dalam proses perizinan melalui sistem digital harus terus ditingkatkan agar tidak ada lagi celah yang dapat menghambat kecepatan eksekusi proyek-proyek strategis.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci. Investor seringkali menghadapi kendala ketika kebijakan di tingkat pusat sudah sejalan, namun implementasi di tingkat daerah masih menemui berbagai kendala teknis dan regulasi lokal yang tumpang tindih.

Rosan menambahkan bahwa pendampingan terhadap investor (investor handling) harus dilakukan secara profesional. Pemerintah harus mampu bertindak sebagai mitra yang solutif, bukan sekadar regulator yang kaku, agar kepercayaan yang sudah terbangun melalui PFII ini tidak luntur di tengah jalan.

Kesimpulan

Respons positif dari 110 investor global terhadap PFII merupakan angin segar bagi perekonomian Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa visi ekonomi yang diusung memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Namun, keberhasilan jangka panjang akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas, memberikan kepastian hukum, dan mempercepat realisasi investasi di berbagai sektor strategis. Jika momentum ini dikelola dengan baik, Indonesia berpeluang besar untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi menuju status negara maju melalui dukungan modal global yang berkelanjutan.

```