Pajak Pertambahan Nilai (PPN): Dari seluruh aktivitas transaksi dan pengadaan barang/jasa di dalam proyek.
Dana yang terkumpul dari sektor migas ini kemudian digunakan kembali oleh pemerintah untuk membiayai berbagai program pembangunan nasional, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan di seluruh pelosok Indonesia.
2. Dampak Ekonomi Regional dan Kesejahteraan Maluku
Selain skala nasional, Kementerian ESDM menekankan bahwa masyarakat di wilayah Maluku, khususnya Maluku Tenggara, akan merasakan dampak ekonomi secara langsung. Proyek ini bukan sekadar mengekstraksi gas, melainkan juga membawa ekosistem ekonomi baru ke wilayah tersebut.
Dwi Anggia menjelaskan bahwa adanya proyek ini akan menciptakan multiplier effect atau efek pengganda ekonomi. Hal ini mencakup:
Penyerapan Tenaga Kerja: Kebutuhan akan tenaga kerja, baik tenaga ahli maupun tenaga terampil lokal, akan membuka peluang lapangan kerja yang masif.
Pengembangan UMKM Lokal: Kebutuhan logistik, konsumsi, dan jasa pendukung lainnya akan membuka ruang bagi pengusaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok proyek.
Peningkatan Infrastruktur Daerah: Kehadiran proyek skala besar biasanya diikuti dengan perbaikan akses jalan, pelabuhan, dan fasilitas umum lainnya yang pada akhirnya dapat dinikmati oleh masyarakat setempat.
Keamanan Energi Nasional: Keuntungan Jangka Panjang
Di luar aspek materiil, keuntungan paling fundamental dari Blok Masela adalah mengenai kedaulatan dan keamanan energi nasional. Indonesia saat ini tengah bertransisi menuju energi yang lebih bersih, dan gas alam adalah jembatan utama (bridge fuel) dalam masa transisi tersebut.