DWJ Manajement - PORTAL

Sidak ke Pasar, Bos Bulog Temukan Harga Beras Premium Naik

Oleh: DWJ-Manajement 05 Sep 2026
Sidak ke Pasar, Bos Bulog Temukan Harga Beras Premium Naik

Harga Beras Premium Melonjak, Bos Bulog Sidak Pasar Pantau Stabilitas Pangan

JAKARTA - Fluktuasi harga komoditas pangan pokok, khususnya beras, kembali menjadi perhatian serius pemerintah. Dalam upaya memastikan stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen, jajaran pimpinan Perum Bulog melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional guna memantau langsung kondisi riil di lapangan.

Dalam kunjungan tersebut, ditemukan fakta bahwa harga beras kategori premium mengalami kenaikan yang cukup signifikan di beberapa titik pasar. Kenaikan ini menjadi perhatian khusus mengingat beras merupakan kebutuhan pokok utama masyarakat Indonesia yang sangat sensitif terhadap perubahan harga.

Temuan Kenaikan Harga Beras Varietas Karangsinom dan Pandan Wangi

Berdasarkan pantauan langsung saat sidak berlangsung, kenaikan harga paling mencolok terlihat pada beras jenis premium dengan varietas tertentu. Pedagang di pasar mengonfirmasi bahwa harga jual per kilogram telah merangkak naik dibandingkan periode sebelumnya.

Salah satu jenis beras premium yang mengalami penyesuaian harga adalah beras Karangsinom yang berasal dari daerah Cirebon. Saat ini, harga beras tersebut telah menyentuh angka Rp 16.000 per kilogram. Meskipun masih dalam kategori premium, kenaikan ini mulai dirasakan dampaknya oleh konsumen yang terbiasa dengan harga lama.

Kenaikan yang lebih tinggi justru ditemukan pada varietas Pandan Wangi. Beras yang dikenal memiliki aroma harum dan tekstur pulen ini kini dibanderol dengan harga Rp 17.500 per kilogram. Selisih harga yang cukup lebar antara jenis beras premium satu dengan lainnya menunjukkan adanya dinamika pasar yang dinamis terkait ketersediaan stok dan permintaan konsumen.

Berikut adalah rincian harga beras premium hasil temuan di lapangan:

Beras Karangsinom (Cirebon): Rp 16.000 per kilogram