```html
Waspadai Risiko Fatigue, Menhub Dudy Purwagandhi Tegaskan Pentingnya Kepatuhan Jam Kerja Awak Kapal
Faktor kelelahan menjadi ancaman serius bagi keselamatan pelayaran, pemerintah instruksikan perusahaan pelayaran perketat manajemen waktu istirahat.
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memberikan perhatian serius terhadap isu keselamatan pelayaran, khususnya yang berkaitan dengan kondisi fisik dan mental para awak kapal. Dalam pernyataan terbarunya, Menhub menyoroti fenomena kelelahan atau fatigue yang dialami oleh para pelaut sebagai salah satu risiko utama yang harus dikendalikan secara ketat di sektor transportasi laut.
Menurut Menhub, kelelahan bukan sekadar masalah kelelahan fisik biasa, melainkan ancaman laten yang dapat memicu kesalahan manusia (human error) yang berujung pada kecelakaan fatal di laut. Mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan dengan intensitas lalu lintas laut yang sangat tinggi, pengelolaan sumber daya manusia di atas kapal menjadi pilar krusial dalam menjaga stabilitas logistik nasional dan keselamatan jiwa.
Bahaya Fatigue: Musuh Tersembunyi di Tengah Lautan
Dalam dunia maritim, istilah fatigue atau kelelahan merujuk pada penurunan kemampuan fisik dan mental akibat kurangnya waktu istirahat, beban kerja yang berlebihan, serta tekanan lingkungan kerja yang ekstrem. Menhub Dudy Purwagandhi menekankan bahwa kondisi ini sering kali tidak disadari oleh awak kapal hingga mencapai titik kritis.
Kelelahan yang berkepanjangan dapat menyebabkan penurunan daya konsentrasi, waktu reaksi yang melambat, hingga gangguan pengambilan keputusan. Dalam situasi darurat, di mana keputusan harus diambil dalam hitungan detik, ketidakmampuan kru untuk merespons dengan cepat dapat menyebabkan tabrakan kapal, kandasnya kapal, hingga tenggelamnya armada yang membawa muatan berharga maupun penumpang.
“Kita harus menyadari bahwa awak kapal adalah jantung dari operasi pelayaran. Jika jantung ini mengalami kegagalan fungsi akibat kelelahan yang tidak terkelola, maka seluruh sistem keselamatan pelayaran akan terancam,” ujar Menhub dalam sebuah kesempatan diskusi terkait pengawasan keselamatan transportasi.
Beberapa faktor yang memicu terjadinya fatigue di atas kapal antara lain:
Jadwal kerja yang tidak teratur: Sistem shift yang tidak seimbang antara waktu kerja dan waktu istirahat.
Beban kerja berlebih: Penugasan yang melampaui kapasitas fisik manusia dalam durasi waktu yang lama.