DWJ Manajement - PORTAL

Unilever Sabet ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATI

Oleh: DWJ-Manajement 07 Aug 2026
Unilever Sabet ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATI

Pengelolaan Sampah Plastik dan Ekonomi Sirkular: Unilever secara agresif terus berinovasi dalam pengembangan kemasan yang dapat didaur ulang dan penggunaan plastik daur ulang (rPET) dalam produk-produknya. Upaya ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada plastik perawan (virgin plastic) dan mendukung ekosistem daur ulang di Indonesia.

Efisiensi Penggunaan Air: Mengingat industri FMCG sangat bergantung pada air, Unilever telah mengimplementasikan teknologi pengolahan air limbah yang canggih dan program konservasi air di area operasionalnya untuk memastikan penggunaan sumber daya air yang bertanggung jawab.

Reduksi Emisi Karbon: Melalui penggunaan energi terbarukan di pabrik-pabriknya dan optimalisasi logistik untuk mengurangi jejak karbon, Unilever menunjukkan langkah nyata dalam mendukung target Net Zero Emission pemerintah Indonesia.

Pilar Sosial: Memberdayakan Masyarakat dan Rantai Pasok

Tidak hanya fokus pada aspek ekologis, Unilever Indonesia juga menunjukkan kepemimpinan yang kuat dalam aspek sosial. Perusahaan menyadari bahwa keberlangsungan bisnis sangat bergantung pada kesejahteraan masyarakat di sekitar ekosistem bisnis mereka.

Dalam pilar sosial, Unilever telah mengimplementasikan berbagai program pemberdayaan, terutama bagi para petani dan mitra UMKM yang menjadi bagian dari rantai pasok mereka. Dengan memberikan edukasi mengenai praktik pertanian berkelanjutan dan memastikan praktik perdagangan yang adil (fair trade), Unilever membantu meningkatkan taraf hidup para mitra di tingkat akar rumput.

Selain itu, aspek keberagaman dan inklusi di lingkungan kerja juga menjadi perhatian utama. Unilever secara konsisten menciptakan budaya kerja yang inklusif, memberikan kesempatan yang sama bagi setiap karyawan tanpa memandang latar belakang, serta memastikan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang tinggi bagi seluruh tenaga kerja.

Pilar Tata Kelola: Transparansi dan Integritas Tanpa Kompromi

Penghargaan Best Emiten ini juga mencerminkan keunggulan Unilever dalam aspek tata kelola perusahaan atau governance. Di mata investor, tata kelola yang baik adalah kunci untuk memitigasi risiko bisnis dan menjamin keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang.

Unilever Indonesia menerapkan standar etika bisnis yang sangat ketat. Hal ini mencakup transparansi dalam pelaporan keuangan, kebijakan anti-korupsi yang tanpa kompromi, serta mekanisme pengawasan yang kuat terhadap seluruh operasional perusahaan. Kepatuhan terhadap regulasi tidak hanya dipandang sebagai kewajiban hukum, tetapi sebagai landasan untuk membangun kepercayaan (trust) dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham dan regulator.