DWJ Manajement - PORTAL

Video: Gaet Nasabah Era Bunga Tinggi, Bank Digital Beri Penawaran Ini

Oleh: DWJ-Manajement 10 Jul 2026
Video: Gaet Nasabah Era Bunga Tinggi, Bank Digital Beri Penawaran Ini

Jika bank digital tidak mampu menyalurkan dana tersebut kembali ke dalam bentuk kredit (pinjaman) dengan suku bunga yang lebih tinggi lagi, maka margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) mereka akan tergerus. Hal ini dapat mengancam profitabilitas dan keberlanjutan bisnis mereka dalam jangka panjang. Oleh karena itu, tantangan besar bagi bank digital saat ini adalah bagaimana mengelola dana murah (CASA) sekaligus mengembangkan portofolio kredit yang berkualitas agar tetap sehat secara finansial.

Peringatan bagi Nasabah: Jangan Terjebak Hanya pada Angka

Bagi masyarakat sebagai konsumen, sangat penting untuk tidak terjebak hanya pada angka suku bunga yang tinggi. Ada beberapa risiko dan hal yang wajib diperhatikan sebelum memindahkan dana dalam jumlah besar ke bank digital:

Batas Penjaminan LPS: Nasabah harus memastikan bahwa suku bunga yang ditawarkan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jika bunga yang diberikan di atas ketentuan LPS, maka seluruh dana nasabah tersebut tidak akan dijamin oleh negara jika bank mengalami kegagalan.

Keamanan Siber: Semakin tinggi aktivitas digital, semakin tinggi pula risiko serangan siber. Pastikan bank yang dipilih memiliki sistem keamanan berlapis seperti autentikasi dua faktor (2FA), enkripsi data tingkat tinggi, dan rekam jejak keamanan yang baik.

Legalitas dan Pengawasan: Pastikan bank tersebut telah terdaftar dan diawasi secara resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jangan pernah menggunakan jasa perbankan yang tidak memiliki izin resmi.

Kesimpulan

Era suku bunga tinggi merupakan momentum emas bagi bank digital untuk mempercepat pertumbuhan basis nasabah melalui strategi penawaran imbal hasil yang agresif. Efisiensi operasional yang mereka miliki memberikan ruang gerak untuk memberikan keuntungan lebih kepada masyarakat dibandingkan bank konvensional. Namun, bagi nasabah, keuntungan tinggi ini harus dibarengi dengan kewaspadaan terhadap aspek keamanan dan aturan penjaminan LPS. Dengan memahami dinamika ini, nasabah dapat mengambil keputusan finansial yang cerdas, sementara perbankan dapat terus berinovasi untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.