14 Bank Perekonomian Rakyat Tumbang dalam 10 Bulan, Ini Penyebab Utamanya
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat lonjakan likuidasi BPR dan BPRS akibat buruknya tata kelola.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) merilis laporan mengejutkan terkait kondisi perbankan skala kecil di Indonesia. Dalam kurun waktu sepuluh bulan terakhir, sebanyak 14 bank tercatat mengalami likuidasi.
Entitas yang terdampak merupakan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS). Fenomena ini menjadi sorotan tajam di tengah upaya penguatan stabilitas sistem keuangan nasional.
Faktor Tata Kelola Jadi Pemicu Utama
Berdasarkan data resmi LPS, periode likuidasi ini terjadi dalam rentang waktu Januari hingga Oktober 2026. Penyebab utama dari tumbangnya belasan bank tersebut bukanlah faktor ekonomi makro semata.
Masalah tata kelola atau *corporate governance* menjadi alasan dominan di balik kegagalan bank-bank tersebut. Ketidakmampuan manajemen dalam mengelola risiko menjadi titik lemah yang fatal bagi keberlangsungan usaha mereka.