DWJ Manajement - PORTAL

Asing Terciduk Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

Oleh: DWJ-Manajement 28 Jul 2026
Asing Terciduk Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

BBCA (PT Bank Central Asia Tbk): Menjadi primadona utama. BBCA tetap menjadi pilihan favorit karena dianggap sebagai saham paling defensif dan memiliki manajemen risiko terbaik.

BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia Tbk): Meski sektor perbankan bergejolak, BBRI tetap diborong karena dividen yield yang menarik.

BMRI (PT Bank Mandiri Tbk): Perbankan plat merah ini masih menjadi target akumulasi untuk jangka menengah.

BBNI (PT Bank Negara Indonesia Tbk): Terpantau ada aliran dana masuk yang mencoba menahan laju penurunan saham ini.

TLKM (PT Telkom Indonesia Tbk): Sektor telekomunikasi menjadi pelarian aman bagi investor yang mencari stabilitas.

ASII (PT Astra International Tbk): Konglomerasi ini mulai dilirik kembali seiring dengan ekspektasi pemulihan daya beli.

UNTR (PT United Tractors Tbk): Saham terkait komoditas ini tetap diminati karena fundamental arus kas yang kuat.

ICBP (PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk): Saham konsumer defensif ini menjadi pilihan saat pasar sedang volatil.

AMRT (PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk): Sektor ritel kebutuhan pokok tetap menunjukkan daya tarik bagi investor asing.

INDF (PT Indofood Sukses Makmur Tbk): Melengkapi sektor konsumer, INDF menjadi target akumulasi karena valuasi yang masih menarik.

Mengapa BBCA Tetap Menjadi Saham Terfavorit?

Di tengah badai ketidakpastian kebijakan moneter, BBCA atau Bank Central Asia tetap berdiri tegak sebagai saham favorit. Mengapa demikian? Ada beberapa alasan fundamental mengapa investor asing tetap "setia" pada saham ini meskipun IHSG sedang memerah.