Peternak (Produsen)
Pengepul tingkat desa/kecamatan
Distributor besar atau agen
Pedagang grosir di pasar induk
Pedagang eceran di pasar tradisional atau retail modern
Setiap lapisan dalam rantai distribusi ini mengambil margin keuntungan (margin taker). Semakin panjang rantai yang dilewati, maka semakin besar pula akumulasi biaya yang dibebankan kepada konsumen akhir.
2. Peran Tengkulak dan Intermediari
Keberadaan tengkulak atau perantara seringkali menjadi aktor utama dalam menciptakan disparitas harga. Di satu sisi, peternak seringkali tidak memiliki akses langsung ke pasar besar, sehingga mereka terpaksa menjual hasil panennya kepada pengepul dengan harga rendah. Di sisi lain, para pengepul ini memiliki posisi tawar yang kuat untuk menekan harga beli di tingkat peternak.
3. Biaya Logistik dan Operasional
Selain margin keuntungan, biaya-biaya teknis juga turut menyumbang kenaikan harga. Biaya transportasi, bahan bakar, biaya pengemasan, hingga biaya penyusutan bobot ayam selama proses distribusi dari kandang ke pasar menjadi komponen biaya yang harus ditanggung oleh pedagang eceran. Hal ini menyebabkan harga jual di pasar secara otomatis harus disesuaikan agar pedagang tetap mendapatkan keuntungan.
4. Fluktuasi Harga Pakan Ternak
Meskipun harga di kandang terlihat rendah bagi konsumen, bagi peternak, angka Rp 25.000 per kg mungkin saja sudah berada di ambang batas margin keuntungan yang sangat tipis. Hal ini disebabkan oleh tingginya harga komponen pakan seperti jagung dan bungkil kedelai yang sebagian besar masih bergantung pada bahan baku impor. Tekanan biaya produksi ini membuat peternak sulit untuk menaikkan harga jual di tingkat kandang.
Dampak bagi Konsumen dan Ketahanan Pangan
Kesenjangan harga ini membawa dampak domino yang merugikan berbagai pihak. Bagi konsumen, kenaikan harga ayam secara langsung mengancam daya beli dan pemenuhan gizi keluarga. Ayam adalah alternatif protein paling logis ketika harga daging sapi atau ikan sedang tinggi. Jika harga ayam pun tidak terkendali, risiko malnutrisi pada kelompok masyarakat rentan dapat meningkat.