DWJ Manajement - PORTAL

Bank Mandiri Terbitkan Perpetual Bond US$ 750 Juta

Oleh: DWJ-Manajement • 01 Oct 2026
Bank Mandiri Terbitkan Perpetual Bond US$ 750 Juta

Bank Mandiri Perkuat Struktur Permodalan, Terbitkan Perpetual Bond Senilai US$ 750 Juta

Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) secara resmi mengumumkan langkah strategis dalam memperkuat fundamental keuangan perusahaan dengan menerbitkan instrumen surat utang jangka panjang atau perpetual bond. Langkah besar ini melibatkan pendanaan dalam denominasi mata uang asing dengan nilai mencapai US$ 750 juta atau setara dengan triliunan rupiah.

Penerbitan obligasi abadi atau perpetual bond ini dilakukan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan manajemen Bank Mandiri untuk memastikan rasio kecukupan modal tetap terjaga di level yang sehat, sekaligus memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi perusahaan untuk melakukan ekspansi bisnis di berbagai lini sektor produktif.

Langkah Strategis Memperkokoh Struktur Permodalan Tier 1

Penerbitan perpetual bond senilai US$ 750 juta ini bukanlah sekadar aktivitas penggalangan dana biasa. Dalam dunia perbankan, instrumen ini memiliki karakteristik khusus yang sangat menguntungkan bagi struktur permodalan bank. Berbeda dengan obligasi konvensional yang memiliki tanggal jatuh tempo yang pasti, perpetual bond tidak memiliki masa jatuh tempo, sehingga secara regulasi dapat dikategorikan sebagai modal inti tambahan atau Additional Tier 1 (AT1) capital.

Dengan memperkuat komponen Tier 1 capital, Bank Mandiri memiliki bantalan (buffer) yang lebih kuat dalam menghadapi potensi volatilitas ekonomi global maupun domestik. Hal ini sangat krusial mengingat kondisi makroekonomi yang terus berubah, di mana ketahanan modal menjadi indikator utama kepercayaan investor dan regulator terhadap stabilitas sebuah lembaga keuangan.

Manajemen Bank Mandiri menilai bahwa penambahan modal melalui instrumen hibrida ini akan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan Capital Adequacy Ratio (CAR). Dengan CAR yang kuat, bank memiliki kapasitas yang lebih besar untuk menyalurkan kredit tanpa melanggar batas ketentuan regulator, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan laba perusahaan.

Mengapa Memilih Perpetual Bond?

Ada beberapa alasan teknis mengapa Bank Mandiri memilih instrumen ini dibandingkan dengan penerbitan saham baru (right issue) atau obligasi jangka pendek:

Efisiensi Struktur Modal: Tidak terjadi dilusi kepemilikan saham bagi pemegang saham yang ada, karena perpetual bond diperlakukan sebagai instrumen hibrida yang menggabungkan karakteristik utang dan ekuitas.

Penguatan Rasio Kecukupan Modal: Memenuhi persyaratan regulator untuk meningkatkan modal inti tanpa harus mengurangi likuiditas secara drastis.