DWJ Manajement - PORTAL

Bank Permata Kehilangan Dana Murah, Cost of Fund Berpotensi Naik

Oleh: DWJ-Manajement 31 Jul 2026
Bank Permata Kehilangan Dana Murah, Cost of Fund Berpotensi Naik

Kondisi yang dialami Bank Permata bukanlah fenomena tunggal, melainkan cerminan dari dinamika industri perbankan nasional yang kian kompetitif. Saat ini, perbankan tidak hanya bertarung dengan sesama bank konvensional, tetapi juga dengan ekosistem teknologi finansial (fintech) dan bank digital.

Beberapa tantangan strategis yang harus dihadapi BNLI ke depan meliputi:

Digitalisasi Layanan: Memperkuat ekosistem digital untuk meningkatkan retensi nasabah agar tetap menyimpan dana di rekening tabungan/giro sebagai bagian dari gaya hidup transaksi harian.

Optimasi Cross-Selling: Menggunakan data nasabah untuk menawarkan produk yang lebih relevan, sehingga nasabah tidak hanya sekadar menabung, tetapi juga menggunakan layanan perbankan secara menyeluruh.

Manajemen Likuiditas yang Agresif: Melakukan manajemen aset dan liabilitas (ALM) yang lebih ketat guna memitigasi risiko fluktuasi suku bunga di pasar.

Efisiensi Operasional: Menekan biaya operasional lainnya guna mengompensasi potensi penurunan margin bunga bersih.

Keberhasilan BNLI dalam mengelola transisi struktur pendanaan ini akan sangat bergantung pada seberapa efektif mereka melakukan penetrasi ke segmen ritel yang memiliki karakteristik dana murah lebih stabil, serta seberapa canggih teknologi mereka dalam mempertahankan loyalitas nasabah di tengah godaan suku bunga tinggi dari kompetitor.

Kesimpulan

Perubahan struktur pendanaan Bank Permata (BNLI) pada semester I-2026, yang ditandai dengan penurunan dana murah (CASA) dan peningkatan deposito, merupakan sinyal waspada bagi efisiensi biaya bank. Kenaikan Cost of Fund (CoF) menjadi risiko utama yang dapat menekan Net Interest Margin (NIM) dan pada akhirnya berdampak pada profitabilitas perusahaan. Langkah mitigasi melalui penguatan layanan digital, strategi retensi nasabah, dan manajemen likuiditas yang lebih cerdas menjadi kunci bagi BNLI untuk tetap menjaga performa keuangan yang sehat di tengah persaingan industri perbankan yang kian ketat.