Dampak Volatilitas Harga
Dengan aturan ARB yang kini menjadi Rp 1, harga saham di rentang tersebut memiliki potensi untuk turun secara drastis hingga ke level terendah. Hal ini berbeda dengan mekanisme sebelumnya yang mungkin memiliki batas persentase tertentu.
Investor perlu memperhatikan bahwa meskipun potensi kenaikan (ARA) masih tetap tinggi, risiko penurunan juga menjadi sangat tajam. Ketidakseimbangan ini dapat memicu volatilitas tinggi pada saham-saham lapis ketiga.
Kesimpulan
Perubahan aturan ARB oleh BEI memberikan fleksibilitas sekaligus risiko baru bagi perdagangan saham dengan harga murah. Dengan batas ARB yang kini dapat mencapai Rp 1, investor diharapkan lebih bijak dan berhati-hati dalam mengelola risiko pada saham di rentang harga Rp 11 hingga Rp 14.