Belum optimalnya integrasi sistem digital antar kementerian dan lembaga.
Masih kuatnya budaya birokrasi lama yang menghambat kecepatan pengambilan keputusan.
Kesimpulan
Kesenjangan durasi pendirian usaha antara Singapura dan Indonesia menunjukkan adanya urgensi untuk melakukan reformasi birokrasi yang menyeluruh. Digitalisasi tidak boleh hanya berhenti pada pengadaan sistem, tetapi harus menyentuh akar permasalahan yaitu penyederhanaan regulasi. Jika pemerintah ingin menciptakan iklim investasi yang kompetitif, maka kecepatan dan kemudahan layanan harus menjadi prioritas utama.