Salah satu fokus utama dalam kajian ini adalah untuk mencegah manipulasi informasi yang semakin canggih. Konten hasil olahan AI, seperti video atau gambar, seringkali tampak sangat nyata sehingga sulit dibedakan dengan konten asli hasil karya manusia.
Hal ini memicu kekhawatiran akan maraknya praktik penipuan menggunakan teknologi deepfake. Dengan adanya kewajiban pemberian label, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dan mampu mengidentifikasi asal-usul sebuah konten digital.
Tujuan Utama Regulasi Pelabelan AI
Melalui pengkajian aturan ini, Komdigi menargetkan beberapa poin penting untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman, di antaranya:
Menjamin transparansi informasi agar pengguna tahu mana konten asli dan mana hasil AI.