Langkah berani ini bertujuan untuk menghapus kesan eksklusivitas yang selama ini melekat pada jabatan tinggi di BUMN. Danantara menekankan bahwa profesionalisme harus menjadi fondasi utama dalam setiap pengambilan keputusan.
Dengan membatasi penggunaan ajudan dan pengawalan, para pemimpin diharapkan dapat lebih fokus pada esensi pekerjaan. Hal ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih egaliter dan produktif.
Beberapa poin utama dari arah kebijakan baru ini meliputi:
Peningkatan efisiensi anggaran melalui pengurangan biaya fasilitas pengawalan.
Pendorong budaya kerja yang lebih ramping dan lincah (agile).
Penguatan integritas dengan meminimalisir penggunaan fasilitas yang tidak terkait langsung dengan operasional.