DWJ Manajement - PORTAL

Di Hadapan Generasi Muda, Pertamina Kenalkan Konsep Dual Growth Strategy

Oleh: DWJ-Manajement • 05 Sep 2026
Di Hadapan Generasi Muda, Pertamina Kenalkan Konsep Dual Growth Strategy

Keuntungan yang dihasilkan dari bisnis energi konvensional (pilar pertama) akan digunakan sebagai mesin pendanaan (funding engine) untuk membiayai riset, pengembangan, dan investasi besar pada proyek-proyek energi hijau (pilar kedua). Dengan kata lain, bisnis saat ini memberikan nafas bagi pertumbuhan bisnis masa depan.

Pendekatan ini memungkinkan Pertamina untuk tetap kompetitif secara finansial sambil secara konsisten melakukan dekarbonisasi. Hal ini juga sejalan dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang kini menjadi standar global bagi perusahaan-perusahaan besar di mata investor internasional.

Mengajak Generasi Muda Menjadi Bagian dari Solusi

Kehadiran Pertamina di IdeaFest tidak lepas dari keinginan untuk menjangkau generasi muda. Sebagai audiens yang paling terdampak oleh perubahan iklim di masa depan, generasi muda bukan hanya sekadar penonton, melainkan mitra strategis dalam transisi energi ini.

Dalam sesi tersebut, ditekankan bahwa industri energi masa depan akan sangat bergantung pada inovasi digital, kecerdasan buatan (AI), dan pemikiran kreatif yang dimiliki oleh Gen Z dan Milenial. Pertamina membuka pintu lebar-lebar bagi talenta muda untuk terlibat dalam:

Inovasi Teknologi: Menciptakan solusi baru dalam efisiensi energi dan penyimpanan energi.

Digitalisasi Energi: Membangun sistem manajemen energi yang lebih pintar dan terintegrasi.

Pemikiran Keberlanjutan: Membawa perspektif baru dalam mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab.

Melalui strategi Dual Growth, Pertamina ingin menunjukkan bahwa menjadi perusahaan energi tidak selalu berarti menjadi penyebab masalah lingkungan, tetapi bisa menjadi bagian dari solusi global melalui inovasi yang berkelanjutan.

Kesimpulan

Konsep Dual Growth Strategy yang diperkenalkan Pertamina merupakan manifestasi dari langkah realistis dan visioner dalam menghadapi transisi energi global. Dengan tidak meninggalkan peran utamanya dalam menjaga ketahanan energi nasional, namun secara agresif merambah ke bisnis rendah karbon, Pertamina berupaya menciptakan keseimbangan antara kebutuhan ekonomi saat ini dan kelestarian lingkungan di masa depan.

Transisi ini memang penuh tantangan, namun dengan sinergi antara penguatan bisnis fosil yang efisien dan akselerasi teknologi hijau, Pertamina optimis dapat membawa Indonesia menuju masa depan energi yang mandiri, aman, dan bersih. Keterlibatan generasi muda akan menjadi katalisator penting dalam mewujudkan visi besar ini.