DWJ Manajement - PORTAL

Indonesia Rawan Bencana, Prabowo Sorot Inovasi Teknologi BRIN

Oleh: DWJ-Manajement 28 Aug 2026
Indonesia Rawan Bencana, Prabowo Sorot Inovasi Teknologi BRIN

Sistem Deteksi Gempa dan Tsunami: Pengembangan sensor seismik bawah laut dan darat yang terintegrasi dengan satelit untuk memberikan jeda waktu evakuasi yang lebih panjang bagi masyarakat di pesisir pantai.

Pemantauan Karhutla Berbasis Satelit: Penggunaan citra satelit resolusi tinggi dan sensor termal untuk mendeteksi titik panas (hotspot) secara real-time, sehingga pemadaman dapat dilakukan sebelum api meluas.

Artificial Intelligence (AI) untuk Prediksi Cuaca: Pemanfaatan kecerdasan buatan untuk menganalisis pola cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir bandang dan tanah longsor.

Teknologi Drone untuk Pemetaan Area Bencana: Penggunaan pesawat tanpa awak (drone) untuk memetakan wilayah terdampak bencana secara cepat guna mempercepat jalur logistik bantuan.

Mendorong Kemandirian Teknologi Nasional

Salah satu poin penting dalam arahan Presiden adalah mengenai kemandirian teknologi. Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia tidak boleh terus-menerus bergantung pada teknologi impor untuk urusan keselamatan nasional. Pengembangan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) mitigasi harus lahir dari tangan putra-putri terbaik bangsa melalui riset di BRIN.

Kemandirian ini penting karena selain efisiensi biaya dalam jangka panjang, penguasaan teknologi lokal memungkinkan adaptasi alat yang lebih sesuai dengan karakteristik geografis unik Indonesia. Alat deteksi yang dikembangkan di laboratorium dalam negeri akan lebih presisi dalam membaca kondisi tanah dan laut di wilayah tropis dibandingkan alat yang dirancang untuk wilayah subtropis.

Tantangan Implementasi di Lapangan