DWJ Manajement - PORTAL

Jadi Wamenko Perekonomian Pertama RI, Dradjad: Ekonomi Perlu Gerak Cepat

Oleh: DWJ-Manajement • 01 Oct 2026
Jadi Wamenko Perekonomian Pertama RI, Dradjad: Ekonomi Perlu Gerak Cepat

Indonesia dituntut untuk mempercepat transisi menuju ekonomi digital yang inklusif serta ekonomi hijau yang berkelanjutan. Dradjad harus mampu mengoordinasikan kebijakan agar sektor-sektor ini tidak hanya tumbuh secara angka, tetapi juga memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat luas.

Pentingnya Struktur Wamenko Perekonomian yang Baru

Pembentukan posisi Wamenko Perekonomian ini merupakan jawaban atas kebutuhan akan manajemen koordinasi yang lebih tajam. Selama ini, koordinasi ekonomi dilakukan oleh Menko, namun dengan luasnya cakupan kebijakan—mulai dari perdagangan, industri, investasi, hingga fiskal—diperlukan pendamping yang mampu mengawal aspek teknis secara lebih mendalam.

Diharapkan, dengan adanya Dradjad Hari Wibowo, fungsi check and balance serta pengawasan terhadap implementasi kebijakan kementerian-kementerian teknis di bawah koordinasi Menko Perekonomian dapat berjalan lebih optimal. Hal ini akan meminimalkan ego sektoral yang seringkali menjadi penghambat utama dalam eksekusi kebijakan ekonomi nasional.

Beberapa harapan publik terhadap peran baru ini antara lain:

Terciptanya kebijakan ekonomi yang lebih integratif dan tidak tumpang tindih.

Respon kebijakan yang lebih cepat terhadap gejolak ekonomi global.

Peningkatan kualitas koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam implementasi kebijakan ekonomi.

Kesimpulan

Pelantikan Dradjad Hari Wibowo sebagai Wamenko Perekonomian pertama di Indonesia menandai era baru dalam tata kelola koordinasi ekonomi nasional. Dengan semangat "gerak cepat" yang diusungnya, Dradjad diharapkan mampu menjadi motor penggerak yang membantu Menko Airlangga Hartarto dalam menavigasi kapal besar ekonomi Indonesia melewati badai ketidakpastian global.

Keberhasilan Dradjad dalam menjalankan peran barunya ini akan sangat ditentukan oleh kemampuannya dalam menyinergikan berbagai kepentingan sektoral menjadi satu kekuatan kebijakan yang solid, responsif, dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.