DWJ Manajement - PORTAL

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet 3 Hari Hoaks

Oleh: DWJ-Manajement 24 Sep 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet 3 Hari Hoaks

Verifikasi Sumber Informasi: Pastikan berita yang Anda terima berasal dari media massa yang kredibel atau akun resmi instansi pemerintah.

Cek Keaslian Tanggal dan Waktu: Seringkali hoaks menggunakan narasi lama yang dimodifikasi tanggalnya untuk menciptakan kesan urgensi.

Waspadai Judul yang Provokatif: Berita hoaks biasanya menggunakan judul yang bombastis, menakut-nakuti, atau menggunakan huruf kapital berlebihan untuk memancing emosi.

Gunakan Situs Cek Fakta: Manfaatkan platform pengecek fakta (fact-checking) yang tersedia di internet untuk memvalidasi kebenaran sebuah isu yang sedang viral.

Jangan Langsung Menyebarkan: Sebelum menekan tombol 'share', pastikan Anda sudah yakin 100 persen bahwa informasi tersebut valid agar tidak ikut berkontribusi dalam penyebaran hoaks.

Menyongsong Era Digital yang Tangguh

Transformasi digital Indonesia sedang berada pada jalur yang tepat dengan meningkatnya penetrasi internet di berbagai pelosok negeri. Oleh karena itu, menjaga stabilitas ruang digital bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama antara regulator, penyedia layanan, dan pengguna internet itu sendiri.

Komdigi berkomitmen untuk terus melakukan literasi digital secara masif guna membangun masyarakat yang lebih tangguh dalam menghadapi gempuran disinformasi. Dengan masyarakat yang cerdas digital, ruang siber Indonesia akan menjadi ekosistem yang sehat, aman, dan produktif untuk mendukung kemajuan ekonomi nasional.

Kesimpulan

Isu mengenai pemadaman internet nasional selama tiga hari pada tanggal 25-27 September 2026 telah dipastikan sebagai hoaks oleh Kementerian Komunikasi dan Digital. Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo menjamin bahwa konektivitas internet di seluruh Indonesia tetap stabil, aman, dan normal. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi pemerintah guna menghindari kepanikan yang tidak perlu.