DWJ Manajement - PORTAL

KPI Saran SE 2026 Gandeng Lembaga Penyiaran Perluas Jangkauan

Oleh: DWJ-Manajement 03 Aug 2026
KPI Saran SE 2026 Gandeng Lembaga Penyiaran Perluas Jangkauan

Tantangan Rendahnya Awareness Masyarakat

Fenomena ketidaktahuan masyarakat terhadap agenda nasional seperti SE 2026 menjadi alarm bagi para pemangku kepentingan. Tulus Santoso menyebutkan bahwa jika sosialisasi hanya mengandalkan kanal digital atau media sosial, maka ada risiko besar sebagian kelompok masyarakat—terutama pelaku usaha mikro di daerah terpencil—akan terabaikan.

Ketidaktahuan ini sering kali berujung pada sikap apatis atau bahkan ketakutan saat petugas sensus datang ke lapangan. Masyarakat cenderung curiga terhadap pengambilan data pribadi jika mereka tidak mendapatkan penjelasan yang memadai sebelumnya melalui kanal-kanal informasi resmi yang mereka konsumsi setiap hari.

Sinergi Strategis BPS, KPI, dan Lembaga Penyiaran

Untuk mewujudkan jangkauan yang luas, diperlukan kolaborasi yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga strategis antara Badan Pusat Statistik (BPS) dengan lembaga penyiaran di bawah pengawasan KPI. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan kampanye komunikasi yang terintegrasi dan satu suara.

Dalam implementasinya, lembaga penyiaran dapat mengemas informasi Sensus Ekonomi 2026 ke dalam berbagai format konten yang menarik. Tidak hanya sekadar iklan singkat, tetapi bisa berupa:

Infografis dalam Program Berita: Menjelaskan secara visual mengenai apa itu SE 2026 dan mengapa data ekonomi sangat penting.

Talkshow Edukatif: Menghadirkan ahli ekonomi atau perwakilan BPS untuk berdiskusi mengenai dampak nyata sensus terhadap ekonomi rakyat.

Dokumenter Pendek: Menampilkan kisah nyata bagaimana data statistik membantu keberlangsungan usaha kecil dan menengah (UMKM).

Dengan pendekatan yang lebih humanis dan variatif, pesan yang disampaikan tidak akan terasa kaku seperti pengumuman pemerintah pada umumnya, melainkan menjadi bagian dari konsumsi informasi harian masyarakat yang bermanfaat.

Peran Penting Data Ekonomi bagi Masa Depan Bangsa