DWJ Manajement - PORTAL

Literasi Keuangan RI Naik, Papua Pegunungan Masih Tertinggal Jauh

Oleh: DWJ-Manajement 11 Aug 2026
Literasi Keuangan RI Naik, Papua Pegunungan Masih Tertinggal Jauh

Kesenjangan Literasi Keuangan RI: Jakarta Melaju Pesat, Papua Pegunungan Masih Tertinggal Jauh

Indeks literasi keuangan nasional menyentuh angka 69,57 persen pada 2026, namun disparitas antarwilayah masih menjadi tantangan besar bagi pemerataan ekonomi di Indonesia.

Indonesia mencatatkan perkembangan positif dalam sektor edukasi keuangan masyarakat. Berdasarkan data terbaru yang dirilis pada tahun 2026, Indeks Literasi Keuangan nasional mengalami kenaikan yang signifikan menjadi 69,57 persen. Angka ini menunjukkan bahwa kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap produk serta layanan jasa keuangan terus tumbuh seiring dengan masifnya digitalisasi ekonomi di tanah air.

Namun, di balik capaian yang membanggakan tersebut, terselip sebuah realita pahit mengenai ketimpangan yang masih lebar antarwilayah. Meskipun secara agregat angka nasional meningkat, peta literasi keuangan Indonesia masih menunjukkan jurang pemisah yang sangat tajam antara wilayah barat, khususnya Pulau Jawa, dengan wilayah timur Indonesia. Salah satu potret paling mencolok adalah kondisi di Provinsi Papua Pegunungan yang masih tertinggal jauh dibandingkan rata-rata nasional.

Dominasi Jakarta dan Wilayah Urban sebagai Motor Utama

Provinsi DKI Jakarta kembali mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin dalam hal literasi keuangan di Indonesia. Sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan, Jakarta memiliki aksesibilitas yang sangat tinggi terhadap layanan perbankan, teknologi finansial (fintech), serta lembaga keuangan non-bank lainnya. Tingginya angka literasi di Jakarta didorong oleh beberapa faktor kunci:

Akses Infrastruktur Digital: Konektivitas internet yang stabil dan merata memudahkan masyarakat melakukan transaksi digital dan mengakses informasi keuangan secara real-time.

Tingkat Pendidikan: Konsentrasi tenaga kerja terdidik di wilayah urban meningkatkan kecepatan penyerapan informasi mengenai pengelolaan keuangan yang kompleks.

Ekosistem Fintech yang Matang: Kehadiran berbagai aplikasi perbankan digital dan investasi memudahkan masyarakat untuk belajar sekaligus mempraktikkan manajemen keuangan.

Kondisi di Jakarta mencerminkan bagaimana kemajuan teknologi jika dibarengi dengan infrastruktur yang memadai dapat secara otomatis mendongkrak pemahaman masyarakat terhadap instrumen keuangan. Namun, fenomena ini menciptakan paradoks; kemajuan di satu sisi seolah menutupi stagnasi di sisi lain.

Tantangan Berat di Wilayah Papua Pegunungan