DWJ Manajement - PORTAL

OJK Gelar Forum Tata Kelola dan Risiko Manajemen, Usung Ini

Oleh: DWJ-Manajement 14 Jul 2026
OJK Gelar Forum Tata Kelola dan Risiko Manajemen, Usung Ini

Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan

Tujuan akhir dari penguatan GRC, mitigasi risiko siber, dan pengelolaan AI yang bijak adalah untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Stabilitas sektor jasa keuangan adalah prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Jika sektor keuangan stabil, aliran modal dapat mengalir dengan lancar ke berbagai sektor produktif, yang pada akhirnya akan mendorong daya beli masyarakat dan pertumbuhan GDP.

OJK berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem keuangan yang sehat melalui regulasi yang adaptif namun tetap tegas. Forum Risk and Governance Summit 2026 ini diharapkan menjadi batu pijakan bagi terciptanya sinergi yang lebih erat antara regulator dan pelaku industri dalam menghadapi ketidakpastian global.

Sinergi Regulator dan Pelaku Industri

Keberhasilan mitigasi risiko tidak dapat dicapai oleh regulator sendirian. Diperlukan keterbukaan informasi dan kemauan dari pelaku industri untuk mengadopsi standar keamanan dan tata kelola yang tinggi. Sinergi ini mencakup partisipasi aktif dalam uji coba regulasi (regulatory sandbox) serta kepatuhan terhadap pedoman-pedoman baru yang dikeluarkan oleh otoritas terkait.

Pilar Utama GRC Masa Depan

Untuk mencapai visi ekonomi berkelanjutan, terdapat beberapa pilar yang harus diperkuat oleh seluruh pemangku kepentingan:

Inovasi Bertanggung Jawab: Mendorong inovasi teknologi tanpa mengabaikan aspek keamanan dan etika.

Budaya Risiko: Menanamkan kesadaran akan risiko di setiap level organisasi, bukan hanya pada fungsi kepatuhan.

Ketahanan Digital: Menempatkan keamanan siber sebagai investasi strategis, bukan sekadar biaya operasional.

Transparansi Algoritma: Memastikan teknologi kecerdasan buatan dapat dijelaskan dan diawasi secara manusiawi.

Kesimpulan: Penyelenggaraan Risk and Governance Summit 2026 oleh OJK menegaskan bahwa di era digital, manajemen risiko dan tata kelola yang kuat adalah kunci utama stabilitas ekonomi. Fokus pada risiko siber dan regulasi kecerdasan buatan (AI) menjadi langkah preventif yang vital untuk melindungi industri keuangan dari disrupsi teknologi dan menjaga kepercayaan masyarakat, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan tangguh.