Salah satu hambatan psikologis terbesar bagi calon konsumen adalah range anxiety atau kecemasan akan jarak tempuh. Meskipun teknologi baterai terus berkembang, persepsi masyarakat terhadap kemudahan pengisian daya masih sangat rendah. Ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang masih terpusat di kota-kota besar menjadi kendala utama bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi atau mereka yang tinggal di area sub-urban.
Tanpa jaringan pengisian daya yang merata dan secepat pengisian BBM di SPBU, konsumen merasa bahwa menggunakan motor listrik adalah sebuah risiko yang dapat mengganggu produktivitas harian mereka.
2. Masalah Nilai Jual Kembali (Resale Value)
Dalam budaya otomotif di Indonesia, nilai jual kembali atau resale value merupakan pertimbangan yang sangat krusial sebelum seseorang memutuskan untuk membeli kendaraan. Motor listrik saat ini masih dianggap sebagai produk yang memiliki nilai depresiasi yang sangat tinggi.
Ketidakpastian mengenai masa pakai baterai dan sulitnya mencari suku cadang pengganti yang terstandarisasi membuat konsumen merasa bahwa uang yang mereka keluarkan untuk membeli motor listrik tidak akan kembali dalam bentuk nilai aset yang stabil di masa depan. Kekhawatiran akan biaya penggantian baterai yang mahal seringkali menjadi faktor penentu konsumen untuk tetap memilih motor konvensional.
3. Skema Subsidi yang Belum Menyentuh Seluruh Lapisan
Meskipun pemerintah telah memberikan subsidi untuk pembelian motor listrik, efektivitas subsidi ini masih menjadi perdebatan di kalangan pengusaha. Terdapat beberapa kendala administratif dan teknis yang membuat masyarakat kesulitan untuk mengakses insentif tersebut secara langsung.
Selain itu, harga jual motor listrik yang masih dianggap relatif tinggi bagi sebagian besar lapisan masyarakat Indonesia—meskipun sudah disubsidi—tetap menjadi penghalang. Bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, selisih harga antara motor listrik dengan motor konvensional yang sudah sangat efisien masih dirasa terlalu lebar.
Daftar Tantangan Utama Industri Motor Listrik di Indonesia
Secara lebih mendalam, tantangan yang dihadapi oleh Aismoli dan para anggotanya dapat dirangkum dalam beberapa poin kunci berikut ini: