DWJ Manajement - PORTAL

Percepat Transformasi, Telkom Tuntaskan Streamlining 10 Entitas

Oleh: DWJ-Manajement 06 Jul 2026
Percepat Transformasi, Telkom Tuntaskan Streamlining 10 Entitas

Strategi Agresif Telkom Indonesia: Tuntaskan Streamlining 10 Entitas demi Akselerasi Transformasi Digital

Langkah efisiensi ini diambil guna memperkuat fokus pada bisnis inti dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan di tengah persaingan industri digital yang kian kompetitif.

Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tengah melakukan langkah besar dalam peta jalan transformasi perusahaan. Perusahaan telekomunikasi terbesar di tanah air ini secara resmi mengumumkan telah menuntaskan proses streamlining atau perampingan terhadap 10 entitas anak usaha. Langkah strategis ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bagian dari upaya menyeluruh untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mempertajam fokus pada lini bisnis inti yang menjadi penggerak utama pertumbuhan di masa depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap industri telekomunikasi global telah mengalami pergeseran paradigma yang sangat cepat. Perusahaan tidak lagi hanya sekadar penyedia konektivitas kabel atau nirkabel, melainkan telah bertransformasi menjadi perusahaan digital (Digital Telco) yang mengelola data, layanan cloud, hingga solusi kecerdasan buatan. Menyadari hal tersebut, Telkom merasa perlu melakukan penyesuaian struktur organisasi agar lebih lincah (agile) dalam merespons dinamika pasar yang sangat fluktuatif.

Mengapa Streamlining Menjadi Kunci bagi Masa Depan Telkom?

Proses perampingan 10 entitas anak usaha ini merupakan manifestasi dari upaya Telkom untuk menghapus redundansi atau tumpang tindih fungsi antar unit bisnis. Dalam struktur organisasi yang terlalu gemuk dan tersebar, seringkali terjadi pemborosan sumber daya, baik dari sisi biaya operasional (OPEX) maupun penggunaan modal (CAPEX). Dengan menyederhanakan struktur ini, Telkom berupaya menciptakan sinergi yang lebih kuat antar unit usaha.

Ada beberapa faktor fundamental yang melandasi keputusan manajemen Telkom untuk menuntaskan streamlining ini:

Optimalisasi Biaya Operasional: Dengan mengurangi jumlah entitas yang berdiri sendiri, Telkom dapat mengonsolidasi fungsi-fungsi pendukung seperti administrasi, keuangan, dan sumber daya manusia, sehingga menekan biaya overhead secara signifikan.