DWJ Manajement - PORTAL

PGN Raih Anugerah Ekonomi Hijau dengan Dukung Ekonomi Desa

Oleh: DWJ-Manajement 03 Sep 2026
PGN Raih Anugerah Ekonomi Hijau dengan Dukung Ekonomi Desa

Edukasi dan Peningkatan Kapasitas SDM: Melakukan pelatihan keterampilan teknis maupun manajerial bagi pemuda dan warga desa guna menciptakan lapangan kerja baru.

Pembangunan Ekonomi Sirkular: Mendorong praktik ekonomi yang meminimalkan limbah dan memaksimalkan penggunaan kembali sumber daya di tingkat desa.

Pentingnya ESG dalam Operasional BUMN

Keberhasilan PGN meraih Anugerah Ekonomi Hijau ini tidak lepas dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang sangat kuat. Sebagai bagian dari grup Pertamina, PGN memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan standar tata kelola yang baik, menjaga lingkungan, dan memberikan dampak sosial yang positif.

Dalam aspek sosial (Social), fokus pada kemandirian ekonomi desa adalah implementasi nyata dari upaya mengurangi kesenjangan ekonomi antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Dengan memperkuat ekonomi desa, PGN secara tidak langsung turut membantu pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan nasional.

Sementara dalam aspek lingkungan (Environmental), penggunaan gas bumi sebagai energi transisi dianggap sebagai langkah strategis menuju emisi nol bersih (Net Zero Emission). Sinergi antara energi yang lebih bersih dengan ekonomi masyarakat yang lebih kuat menciptakan sebuah harmoni pembangunan yang disebut dengan ekonomi hijau.

Dampak Nyata Bagi Kemandirian Desa

Implementasi program ekonomi hijau yang dijalankan PGN telah menunjukkan hasil yang signifikan di lapangan. Desa-desa yang menjadi mitra program PGN mulai menunjukkan kemandirian dalam mengelola potensi ekonomi lokal mereka. Hal ini terlihat dari meningkatnya pendapatan per kapita warga serta berkurangnya angka urbanisasi karena tersedianya peluang usaha di desa.

Kemandirian ekonomi desa ini menjadi sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global. Desa yang memiliki fondasi ekonomi yang kuat, berbasis pada potensi lokal dan didukung oleh infrastruktur energi yang memadai, akan jauh lebih resilien atau tahan banting terhadap guncangan ekonomi.

Beberapa faktor yang mendukung keberhasilan program pemberdayaan ini antara lain: