DWJ Manajement - PORTAL

Prabowo Singgung BUMN Kadang Bekerja Seenaknya

Oleh: DWJ-Manajement 14 Aug 2026
Prabowo Singgung BUMN Kadang Bekerja Seenaknya

Kehilangan Kepercayaan Investor: Tata kelola yang buruk akan membuat investor internasional ragu untuk menanamkan modalnya di sektor-sektor yang melibatkan kemitraan dengan negara.

Menuju Era Baru: BUMN yang Profesional dan Berdaya Saing Global

Meskipun memberikan teguran keras, Presiden Prabowo juga memberikan arah strategis bagi masa depan BUMN. Ia menginginkan BUMN Indonesia tidak hanya menjadi pemain domestik, tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan perubahan paradigma dalam pengelolaan sumber daya manusia dan teknologi.

Presiden mendorong agar proses rekrutmen dan penempatan direksi BUMN dilakukan berdasarkan meritokrasi—yakni berdasarkan kemampuan, integritas, dan rekam jejak yang terbukti, bukan karena faktor kedekatan politik. Hal ini penting agar kepemimpinan di BUMN diisi oleh para profesional yang memiliki visi jangka panjang.

Selain itu, digitalisasi dan modernisasi manajemen juga menjadi agenda utama. Presiden ingin BUMN menggunakan teknologi terkini untuk memonitor kinerja secara real-time, sehingga setiap penyimpangan atau inefisiensi dapat dideteksi dan ditindaklanjuti dengan cepat sebelum menjadi masalah yang lebih besar.

Pengawasan Ketat sebagai Instrumen Perbaikan

Untuk memastikan perintah Presiden ini berjalan, pemerintah akan memperkuat fungsi pengawasan. Tidak hanya pengawasan internal melalui Satuan Pengawas Intern (SPI), tetapi juga pengawasan eksternal yang lebih ketat dari lembaga audit negara dan parlemen.

Presiden menegaskan tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas bagi manajemen BUMN yang terbukti melakukan pelanggaran atau tidak mampu mencapai target yang telah ditetapkan secara sengaja. "Kita butuh pemimpin yang berani mengambil risiko yang terukur, bukan pemimpin yang hanya duduk manis dan bekerja mengikuti arus tanpa arah," tegasnya.

Kesimpulan

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai BUMN yang "bekerja seenaknya" merupakan sinyal kuat akan dimulainya era baru pengawasan ketat terhadap perusahaan negara. Dengan menekankan pentingnya akuntabilitas, profesionalisme, dan penerapan GCG yang ketat, pemerintah berupaya memastikan bahwa aset negara dikelola secara optimal untuk kemakmuran rakyat. Transformasi BUMN dari entitas yang cenderung birokratis menjadi perusahaan yang efisien, transparan, dan kompetitif secara global menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

```