DWJ Manajement - PORTAL

Prabowo Umumkan APBN 2027 Rp 4.097 T, Defisit 2,40%

Oleh: DWJ-Manajement 14 Aug 2026
Prabowo Umumkan APBN 2027 Rp 4.097 T, Defisit 2,40%

Ketahanan Pangan dan Energi: Penguatan sektor pertanian, swasembada pangan, serta transisi menuju kemandirian energi nasional untuk mengurangi ketergantungan pada impor.

Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM): Peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan yang lebih terjangkau, serta program penguatan gizi masyarakat untuk menciptakan generasi emas.

Infrastruktur Strategis: Kelanjutan pembangunan infrastruktur yang mendukung konektivitas antarwilayah serta mendukung pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa.

Perlindungan Sosial: Penguatan jaring pengaman sosial untuk menjaga daya beli masyarakat kelas bawah dan memastikan redistribusi pendapatan yang lebih merata.

Digitalisasi Ekonomi: Akselerasi transformasi digital di sektor publik dan UMKM guna meningkatkan efisiensi ekonomi nasional di era global.

Tantangan Makroekonomi dan Risiko Global

Penetapan APBN sebesar Rp 4.097,2 triliun ini tidak lepas dari berbagai tantangan yang membayangi ekonomi global. Pemerintah menyadari bahwa dinamika pasar keuangan internasional, fluktuasi harga komoditas, serta ketegangan geopolitik dapat memberikan tekanan pada pendapatan negara, terutama dari sektor penerimaan pajak dan non-pajak.