Mengurangi Defisit Anggaran: Dengan pendapatan yang lebih besar, celah antara pengeluaran dan pendapatan dapat diperkecil.
Menjaga Stabilitas Nilai Tukar: Pendapatan negara yang kuat memperkuat fundamental ekonomi makro, yang berdampak positif pada stabilitas Rupiah.
Kemandirian Pembangunan: Memastikan program strategis nasional dibiayai oleh hasil keringat rakyat sendiri, bukan dari pinjaman yang harus dibayar dengan bunga.
Langkah Nyata 'Bersih-bersih' Birokrasi
Upaya untuk menaikkan tax collection tidak bisa dilakukan hanya dengan menaikkan tarif pajak. Strategi yang lebih efektif dan berkelanjutan adalah dengan memperbaiki sistem yang sudah ada. Purbaya mengisyaratkan bahwa fokus utama akan diarahkan pada efisiensi dan transparansi melalui beberapa langkah strategis berikut:
1. Digitalisasi dan Integrasi Data
Modernisasi sistem perpajakan melalui implementasi teknologi informasi mutakhir sangat mendesak. Integrasi data antara instansi pemerintah (seperti NIK sebagai NPWP) akan mempermudah pengawasan dan meminimalisir celah manipulasi data oleh wajib pajak maupun oknum petugas.
2. Peningkatan Integritas Aparat
Masalah klasik dalam birokrasi adalah risiko korupsi dan pungutan liar. Program "bersih-bersih" akan menyasar pada penguatan pengawasan internal di lingkungan Pajak dan Bea Cukai. Penegakan disiplin dan penerapan sistem meritokrasi diharapkan dapat melahirkan aparatur yang profesional dan bebas dari konflik kepentingan.
3. Perluasan Basis Pajak (Tax Base)