DWJ Manajement - PORTAL

Purbaya Siap Gelontorkan Dana Bencana, Minta Hitungan Jangan Ngaco!

Oleh: DWJ-Manajement • 07 Sep 2026
Purbaya Siap Gelontorkan Dana Bencana, Minta Hitungan Jangan Ngaco!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Siap Kucurkan Dana Bencana, Beri Peringatan Keras: Hitungannya Jangan Ngaco!

Komitmen pemerintah dalam penanggulangan bencana dipertegas dengan jaminan ketersediaan anggaran, namun dengan catatan akurasi data yang sangat ketat.

JAKARTA - Pemerintah menegaskan kesiapan negara dalam menghadapi berbagai ancaman bencana alam yang kerap melanda wilayah Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan ruang fiskal yang memadai untuk mendukung langkah-langkah penanggulangan bencana yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Namun, di balik jaminan ketersediaan dana tersebut, Menkeu memberikan catatan kritis dan peringatan keras kepada instansi terkait. Ia menekankan bahwa setiap pengajuan anggaran yang berkaitan dengan penanganan darurat bencana harus didasarkan pada perhitungan yang presisi, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun administratif.

Penegasan Kesiapan Anggaran di Tengah Ancaman Bencana

Dalam pernyataannya baru-baru ini, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa ketersediaan anggaran bukan lagi menjadi kendala utama dalam merespons situasi darurat di lapangan. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa bantuan dana dapat mengalir dengan cepat guna meminimalisir dampak kerugian materiil maupun korban jiwa.

Purbaya menjelaskan bahwa fleksibilitas anggaran dalam kondisi darurat telah diatur sedemikian rupa agar BNPB dapat segera bergerak tanpa harus terhambat oleh birokrasi yang berbelit-belit. Hal ini krusial mengingat karakteristik bencana alam yang seringkali datang secara tiba-tiba dan membutuhkan respons dalam hitungan jam.

"Kami siap menyediakan anggaran yang dibutuhkan oleh BNPB untuk menangani bencana. Tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan dana, selama urgensinya nyata dan sesuai dengan prosedur yang berlaku," tegas Purbaya kepada awak media.

Meskipun demikian, Menkeu secara spesifik menyoroti kualitas data dan proposal yang diajukan oleh lembaga penanggulangan bencana tersebut. Ia memberikan instruksi agar tidak ada lagi kesalahan fatal dalam penyusunan estimasi kebutuhan biaya di lapangan.

"Jangan Ngaco": Urgensi Akurasi Data dalam Pengelolaan Dana Darurat

Istilah "jangan ngaco" yang dilontarkan oleh Menteri Keuangan bukan sekadar ungkapan spontan, melainkan sebuah peringatan serius mengenai integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan negara. Purbaya menyoroti pentingnya validitas data lapangan sebagai basis penentuan besaran anggaran yang diminta.

Menurutnya, perhitungan yang tidak akurat atau "ngaco" dapat menimbulkan berbagai risiko fatal, di antaranya: