DWJ Manajement - PORTAL

Tiru Inggris-China, Bursa Mineral RI Diusulkan Cuma Satu

Oleh: DWJ-Manajement 24 Aug 2026
Tiru Inggris-China, Bursa Mineral RI Diusulkan Cuma Satu

Belajar dari Model London Metal Exchange dan China

Mengapa Inggris dan China menjadi rujukan utama dalam usulan ini? Kedua negara tersebut telah membuktikan bahwa bursa komoditas yang kuat adalah tulang punggung kekuatan ekonomi nasional mereka.

Model London Metal Exchange (LME) Inggris

LME telah menjadi standar emas dunia dalam perdagangan logam selama lebih dari satu abad. Kekuatan utama LME terletak pada kemampuannya untuk menetapkan benchmark harga yang diakui oleh seluruh pemain industri di dunia. Ketika harga tembaga atau aluminium bergerak di LME, seluruh dunia akan mengikuti. Indonesia ingin mengadopsi sistem kepercayaan dan standarisasi yang dimiliki LME agar bursa domestik dapat diakui oleh investor global.

Model Bursa Komoditas China

Di sisi lain, China berhasil mengintegrasikan bursa komoditas mereka dengan kebijakan industri nasional secara sangat erat. China menggunakan bursa mereka bukan hanya sebagai tempat jual-beli, tetapi sebagai alat untuk menjaga stabilitas pasokan bahan baku bagi industri manufaktur mereka yang masif. Dengan meniru integrasi antara kebijakan negara dan mekanisme pasar di China, Indonesia dapat memastikan bahwa bursa mineral ini juga berfungsi sebagai instrumen pengatur rantai pasok nasional.

Dampak Terhadap Program Hilirisasi Nasional

Hilirisasi adalah kunci agar Indonesia keluar dari jebakan negara pengekspor bahan mentah. Namun, hilirisasi tidak akan berjalan maksimal jika harga bahan baku masih ditentukan secara sepihak oleh pasar luar negeri. Di sinilah peran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis menjadi sangat vital.

Apabila bursa ini berhasil diimplementasikan, berikut adalah dampak positif yang akan dirasakan oleh sektor industri:

Kepastian Bahan Baku: Industri pengolahan (smelter) di dalam negeri akan memiliki kepastian harga dan pasokan yang lebih stabil.

Peningkatan Investasi: Investor global akan lebih tertarik menanamkan modal di sektor hilir Indonesia jika terdapat mekanisme pasar yang transparan dan terukur melalui bursa resmi.

Pendapatan Negara yang Lebih Besar: Melalui mekanisme pajak, royalti, dan biaya transaksi di bursa, pemerintah dapat mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor pertambangan.

Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik: Mengingat Indonesia adalah pemain kunci nikel, bursa ini akan menjadi pusat gravitasi bagi rantai pasok baterai kendaraan listrik dunia.