DWJ Manajement - PORTAL

Top! KUR Bank Mandiri Tembus Rp29,53 T Hingga Agustus 2026

Oleh: DWJ-Manajement • 29 Sep 2026
Top! KUR Bank Mandiri Tembus Rp29,53 T Hingga Agustus 2026

Pendampingan Usaha: Tidak hanya memberikan modal, tetapi juga mendorong literasi keuangan bagi debitur.

Fokus pada Sektor Produksi untuk Dampak Multiplier Effect

Salah satu strategi krusial yang diterapkan oleh Bank Mandiri dalam penyaluran KUR kali ini adalah pengalokasian dana yang diprioritaskan pada sektor-sektor produksi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kredit yang disalurkan memiliki multiplier effect atau efek pengganda yang besar terhadap ekonomi riil.

Berbeda dengan sektor konsumsi, sektor produksi memiliki kemampuan untuk menciptakan nilai tambah, menyerap tenaga kerja, dan menjaga rantai pasok nasional. Dengan memberikan modal kepada sektor produksi, Bank Mandiri secara langsung membantu meningkatkan kapasitas output industri kecil dan menengah di Indonesia.

Sektor-Sektor Prioritas yang Mendapat Dukungan

Dalam implementasinya, Bank Mandiri memberikan atensi khusus pada beberapa bidang usaha yang memiliki peran vital dalam ketahanan pangan dan industri manufaktur skala kecil. Berikut adalah sektor-sektor yang menjadi fokus utama:

Sektor Pertanian dan Perkebunan: Memberikan dukungan modal bagi petani untuk meningkatkan produktivitas lahan dan penggunaan teknologi pertanian.

Sektor Perikanan dan Kelautan: Mendukung nelayan serta pelaku usaha pengolahan hasil laut agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

Sektor Manufaktur Skala Kecil: Mendorong pengrajin dan industri rumah tangga untuk memperluas skala produksinya.

Sektor Perdagangan: Membantu pedagang pasar dan UMKM ritel untuk menjaga stabilitas stok barang kebutuhan pokok.