Laris Manis! Tuna Sirip Kuning Tangkapan Nelayan Ternate Tembus Pasar Jepang hingga Amerika Serikat
Komoditas unggulan laut Maluku Utara ini menjadi primadona ekspor dengan volume tangkapan mencapai puluhan ekor setiap harinya.
TERNATE - Perairan Maluku Utara, khususnya di sekitar wilayah Ternate, kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu lumbung perikanan laut yang sangat potensial di Indonesia. Salah satu komoditas yang kini tengah menjadi primadona dan menjadi incaran pasar internasional adalah tuna sirip kuning (Yellowfin Tuna).
Hasil tangkapan nelayan lokal di Ternate menunjukkan tren yang sangat positif. Bukan sekadar memenuhi kebutuhan konsumsi domestik, tuna sirip kuning hasil tangkapan nelayan setempat kini telah merambah pasar ekspor kelas dunia, termasuk Jepang dan Amerika Serikat. Hal ini menandakan bahwa kualitas hasil laut dari wilayah ini telah memenuhi standar internasional yang ketat.
Potensi Melimpah dari Perairan Ternate
Berdasarkan data yang dihimpun dari lapangan, geliat ekonomi di sektor perikanan Ternate tampak semakin meningkat seiring dengan tingginya permintaan pasar global. Para nelayan setempat melaporkan bahwa setiap harinya, mereka mampu mendaratkan hasil tangkapan yang cukup signifikan.
Dalam satu hari operasional, rata-rata nelayan di Ternate dapat menangkap antara 35 hingga 70 ekor tuna sirip kuning. Angka ini menunjukkan bahwa ekosistem laut di sekitar Ternate masih sangat terjaga dan mampu mendukung aktivitas penangkapan ikan secara berkelanjutan.
Tuna sirip kuning memiliki karakteristik yang sangat dicari oleh industri kuliner dunia. Tekstur dagingnya yang padat serta cita rasanya yang khas membuat komoditas ini selalu memiliki nilai jual yang tinggi di pasar internasional, terutama untuk kebutuhan konsumsi ikan segar maupun olahan.
Nilai Ekonomi yang Menjanjikan bagi Nelayan
Tingginya permintaan dari pasar luar negeri berdampak langsung pada stabilitas harga di tingkat nelayan. Meskipun harga ikan di pasar global fluktuatif, tuna tangkapan Ternate tetap mampu menjaga daya saingnya. Saat ini, harga jual tuna sirip kuning di tingkat lokal berkisar antara Rp51.000 hingga Rp61.000 per kilogram.
Harga tersebut dinilai cukup kompetitif dan mampu menopang kesejahteraan para nelayan serta pelaku industri perikanan di Ternate. Dengan volume tangkapan yang stabil, perputaran uang di sektor perikanan ini memberikan dampak domino terhadap ekonomi mikro di wilayah Maluku Utara.
Berikut adalah beberapa faktor yang memengaruhi nilai ekonomi tuna di Ternate: