DWJ Manajement - PORTAL

Uji 168 Jam, Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi

Oleh: DWJ-Manajement 26 Aug 2026
Uji 168 Jam, Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi

Langkah Besar Ketahanan Pangan: Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Sukses Lewati Uji 168 Jam, Siap Beroperasi Penuh

Modernisasi infrastruktur ini menjadi kunci peningkatan efisiensi energi dan penguatan pasokan pupuk nasional secara berkelanjutan.

BALIKPAPAN - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menorehkan pencapaian strategis dalam upaya memperkuat fundamental industri pupuk nasional. Melalui keberhasilan uji kinerja selama 168 jam atau yang dikenal dengan istilah performance test, proyek revamping (pembaruan) pada fasilitas Ammonia Pabrik-2 kini dinyatakan siap untuk beroperasi secara penuh.

Langkah modernisasi ini bukan sekadar perbaikan teknis rutin, melainkan sebuah transformasi fundamental dalam proses produksi perusahaan. Dengan selesainya tahap uji coba yang ketat ini, Pupuk Kaltim menunjukkan komitmennya dalam menjaga reliabilitas produksi di tengah tantangan global yang semakin kompleks, terutama terkait fluktuasi harga energi dan kebutuhan pangan dunia.

Keberhasilan Uji 168 Jam: Bukti Keandalan Teknologi Baru

Uji kinerja selama 168 jam merupakan standar krusial dalam industri petrokimia untuk memastikan bahwa seluruh komponen mesin, sistem kontrol, dan parameter teknis lainnya mampu bekerja secara stabil dan kontinu. Dalam pengujian ini, tim teknis Pupuk Kaltim memantau setiap detail operasional guna memastikan tidak ada anomali yang dapat mengganggu proses produksi jangka panjang.

Keberhasilan melewati fase kritis ini menandakan bahwa seluruh rangkaian revamping pada Ammonia Pabrik-2 telah sesuai dengan spesifikasi desain dan standar keselamatan yang ditetapkan. Hal ini memberikan jaminan bahwa fasilitas yang telah diperbarui mampu menghasilkan produk ammonia dengan kualitas tinggi dan tingkat stabilitas operasional yang optimal.

Beberapa aspek utama yang menjadi fokus dalam keberhasilan uji coba ini meliputi:

Stabilitas Tekanan dan Suhu: Memastikan proses konversi gas alam menjadi ammonia berjalan pada titik optimal.

Integritas Peralatan: Menjamin komponen-komponen baru mampu menangani beban kerja maksimal tanpa mengalami degradasi dini.

Sistem Otomasi: Menguji kecanggihan sistem kontrol digital yang kini lebih responsif terhadap perubahan parameter produksi.