DWJ Manajement - PORTAL

Video: Genjot Pendapatan, Bisnis Peternakan Tambah Utilisasi Pabrik

Oleh: DWJ-Manajement 20 Jul 2026
Video: Genjot Pendapatan, Bisnis Peternakan Tambah Utilisasi Pabrik

Target Pendapatan Rp 8 Triliun, Emiten Peternakan Siapkan Right Issue Demi Genjot Utilisasi Pabrik

Industri peternakan nasional kembali menunjukkan geliat ekspansi yang signifikan di tengah dinamika ekonomi global. Salah satu pemain besar di sektor ini tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi right issue. Langkah ini diambil guna mengejar target pendapatan yang sangat ambisius, yakni menembus angka Rp 8 triliun, dengan fokus utama pada peningkatan utilisasi kapasitas pabrik pengolahan.

Peningkatan utilisasi ini menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan efisiensi produksi dan permintaan protein hewani yang terus melonjak di masyarakat. Dengan menambah kapasitas produksi baik pada segmen unggas maupun sapi, perusahaan optimistis dapat menguasai pangsa pasar yang lebih luas dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

Strategi Right Issue: Mengubah Modal Menjadi Kapasitas Produksi

Keputusan untuk melakukan right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) bukan tanpa alasan. Dalam industri yang padat modal seperti peternakan dan pengolahan pangan, ketersediaan dana segar sangat krusial untuk mendukung belanja modal (capital expenditure) yang besar. Dana yang dihimpun dari masyarakat melalui aksi korporasi ini rencananya akan dialokasikan secara spesifik untuk beberapa pos strategis.

Beberapa tujuan utama dari penghimpunan dana melalui right issue tersebut meliputi:

Ekspansi Infrastruktur Pabrik: Menambah mesin-mesin pengolahan terbaru yang lebih efisien untuk meningkatkan output produksi.

Peningkatan Utilisasi: Mengoptimalkan kapasitas pabrik yang sudah ada agar dapat beroperasi pada level maksimal guna mencapai skala ekonomi (economies of scale).

Penguatan Rantai Pasok: Memperkuat integrasi dari hulu ke hilir, mulai dari penyediaan pakan hingga distribusi produk jadi ke pasar retail dan industri.