DWJ Manajement - PORTAL

Video: Selat Hormuz Memanas, Seberapa Kuat IHSG Bisa Terus Menghijau?

Oleh: DWJ-Manajement 19 Jul 2026
Video: Selat Hormuz Memanas, Seberapa Kuat IHSG Bisa Terus Menghijau?

Tekanan pada IHSG: Penjualan masif oleh investor asing (foreign sell) akan memberikan tekanan berat pada indeks, yang dapat menyebabkan IHSG berbalik arah menjadi merah.

Sektor yang Terancam dan Sektor yang Berpotensi Menang

Meskipun secara umum ketegangan geopolitik menciptakan ketidakpastian, pasar saham tidak selalu bergerak seragam. Dalam dinamika IHSG, terdapat pemenang dan pecundang yang ditentukan oleh sensitivitas sektor terhadap harga energi dan inflasi.

Sektor yang Berpotensi Menjadi "Bintang" (Beneficiaries)

Ketika harga minyak dan komoditas energi dunia melonjak akibat gangguan di Selat Hormuz, emiten yang bergerak di sektor energi akan menjadi pihak yang paling diuntungkan. Investor biasanya akan melakukan rotasi sektor ke saham-saham ini untuk mencari perlindungan sekaligus keuntungan dari kenaikan harga komoditas.

Sektor Minyak dan Gas (Oil & Gas): Perusahaan eksplorasi dan produksi minyak akan melihat peningkatan margin keuntungan yang signifikan.

Sektor Batu Bara (Coal): Meskipun bukan produk minyak, kenaikan harga energi global sering kali diikuti oleh kenaikan harga batu bara sebagai alternatif energi, yang secara historis memberikan dampak positif pada indeks.

Sektor Energi Terbarukan: Dalam jangka panjang, ketidakpastian energi fosil dapat mendorong perhatian investor pada sektor energi alternatif.

Sektor yang Rentan Tertekan (Vulnerable Sectors)

Sebaliknya, sektor-sektor yang sangat bergantung pada biaya operasional rendah dan daya beli konsumen yang stabil akan menghadapi tantangan besar. Kenaikan biaya logistik akibat harga minyak yang mahal akan menggerus margin keuntungan mereka.