DWJ Manajement - PORTAL

Destry Soroti Total Kredit Belum Ditarik, Tembus Rp2.548 T

Oleh: DWJ-Manajement 26 Aug 2026
Destry Soroti Total Kredit Belum Ditarik, Tembus Rp2.548 T

Diversifikasi Portofolio: Tidak hanya terpaku pada sektor konvensional, tetapi mulai merambah ke sektor ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi digital.

Penguatan Mitigasi Risiko: Menggunakan data besar (big data) dan kecerdasan buatan untuk memetakan profil risiko debitur secara lebih akurat.

Peran Bank Indonesia dalam Menjaga Transmisi Moneter

Sebagai calon Gubernur BI, pandangan Destry mencerminkan visi tentang pentingnya peran Bank Indonesia dalam memastikan stabilitas nilai rupiah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Salah satu tugas krusial BI adalah memastikan bahwa kebijakan moneter dapat tersalurkan dengan baik melalui sistem perbankan ke masyarakat.

Jika penyaluran kredit tersendat, maka instrumen kebijakan moneter seperti suku bunga acuan (BI Rate) tidak akan bekerja secara maksimal. BI perlu terus berinovasi dalam menyediakan instrumen yang dapat mendorong likuiditas perbankan agar lebih mengarah ke sektor-sektor yang bersifat ekspansif dan produktif.

Destry juga menekankan pentingnya koordinasi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal pemerintah. Sinergi ini sangat diperlukan agar kebijakan insentif dari pemerintah (seperti insentif pajak atau subsidi bunga) dapat berjalan beriringan dengan ketersediaan likuiditas yang diatur oleh Bank Indonesia.

Kesimpulan

Temuan mengenai angka Rp2.548 triliun kredit yang belum ditarik merupakan sinyal penting bagi pengambil kebijakan di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa masalah utama ekonomi saat ini bukan lagi soal kelangkaan likuiditas, melainkan soal efektivitas penyerapan dana tersebut ke dalam sektor produktif.

Akselerasi kredit harus menjadi agenda prioritas. Tanpa adanya dorongan yang kuat bagi perbankan untuk menyalurkan dana ke sektor riil, target pertumbuhan ekonomi nasional akan sulit tercapai. Diperlukan sinergi antara ketajaman kebijakan moneter, kehati-hatian namun inovatif dari sektor perbankan, serta kebijakan fiskal yang mendukung untuk memastikan setiap rupiah yang tersedia dapat bekerja maksimal bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.

```