DWJ Manajement - PORTAL

Jalani Fit and Proper Test Calon Gubernur BI, Destry Ungkap Kondisi Ekonomi RI

Oleh: DWJ-Manajement 26 Aug 2026
Jalani Fit and Proper Test Calon Gubernur BI, Destry Ungkap Kondisi Ekonomi RI

2. Digitalisasi Sistem Pembayaran

Seiring dengan meningkatnya transaksi nontunai, BI dituntut untuk mempercepat pengembangan infrastruktur pembayaran digital yang aman, efisien, dan inklusif. Hal ini mencakup pengembangan mata uang digital bank sentral (Central Bank Digital Currency atau CBDC) serta integrasi sistem pembayaran lintas negara (cross-border payment).

3. Mitigasi Risiko Sistemik Keuangan

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pengawasan terhadap stabilitas sistem keuangan menjadi harga mati. BI harus mampu mendeteksi dini risiko-risiko baru, termasuk risiko yang muncul dari sektor teknologi finansial (Fintech) dan perbankan digital, agar tidak menimbulkan efek domino yang merusak stabilitas ekonomi nasional.

Tantangan Implementasi Kebijakan di Sektor Riil

Satu hal yang menjadi perhatian mendalam dalam diskusi tersebut adalah bagaimana kebijakan moneter dapat menyentuh sektor riil secara langsung. Selama ini, seringkali terdapat persepsi bahwa kebijakan suku bunga hanya berdampak pada sektor perbankan, sementara pelaku UMKM dan industri manufaktur merasa kurang mendapatkan manfaat langsung.

Destry menyiratkan bahwa optimalisasi siklus ekonomi memerlukan mekanisme transmisi yang lebih pendek. Artinya, setiap penyesuaan kebijakan yang dilakukan BI harus mampu mendorong penyaluran kredit ke sektor-sektor produktif dengan biaya yang terjangkau. Hal ini krusial untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya didorong oleh sektor komoditas, tetapi juga oleh penguatan basis industri dalam negeri.

Selain itu, penguatan sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional menjadi agenda yang tidak bisa ditawar. UMKM perlu diberikan akses pembiayaan yang lebih luas dan kemudahan dalam ekosistem digital agar dapat berkontribusi lebih besar dalam menjaga stabilitas konsumsi domestik saat terjadi guncangan eksternal.

Kesimpulan

Pemaparan Destry Damayanti dalam fit and proper test calon Gubernur Bank Indonesia memberikan gambaran realistis sekaligus menantang mengenai kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Kesimpulan utamanya adalah bahwa Indonesia memang sedang dalam jalur pertumbuhan, namun siklus ekonomi domestik belum mencapai titik optimal akibat berbagai faktor struktural dan tekanan global.

Untuk mencapai optimalisasi tersebut, Bank Indonesia di bawah kepemimpinan yang baru nantinya dituntut untuk mampu menyeimbangkan antara tugas menjaga stabilitas nilai tukar dengan tugas mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Sinergi kebijakan moneter dan fiskal, percepatan digitalisasi sistem pembayaran, serta penguatan ketahanan sektor riil akan menjadi kunci utama dalam menavigasi ekonomi Indonesia di tengah badai ketidakpastian global yang masih membayangi.