DWJ Manajement - PORTAL

Kapan Anggaran MBG & Pendidikan Dipisah? Ini Kata Istana

Oleh: DWJ-Manajement 12 Aug 2026
Kapan Anggaran MBG & Pendidikan Dipisah? Ini Kata Istana

Masa Transisi (2025-2027): Pada periode ini, pemerintah akan melakukan sinkronisasi data dan penguatan sistem penyaluran agar tidak terjadi tumpang tindih antara dana bantuan pendidikan dengan dana program gizi.

Kesiapan Infrastruktur Fiskal: Pemisahan di tahun 2028 bertujuan untuk memastikan bahwa sistem pelaporan keuangan dan pengawasan (audit) sudah matang, sehingga tidak ada potensi penyalahgunaan anggaran di kedua sektor.

Mandat Konstitusi Tetap Terjaga: Istana memastikan bahwa alokasi 20 persen untuk pendidikan akan tetap menjadi prioritas utama dan tidak akan dikurangi demi membiayai program MBG.

Dengan adanya kepastian mengenai tahun 2028 tersebut, pemerintah berharap para pemangku kepentingan, termasuk kementerian terkait, dapat menyusun rencana jangka menengah yang lebih akurat dalam mengelola sumber daya yang ada.

Mengapa Perlu Waktu Hingga 2028?

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah mengapa pemerintah tidak melakukan pemisahan sejak tahun pertama program berjalan. Para ahli kebijakan publik menilai bahwa membangun sistem logistik dan administrasi untuk program berskala nasional seperti MBG memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Program MBG bukan sekadar membagikan makanan, melainkan melibatkan rantai pasok yang kompleks, mulai dari petani lokal, pelaku UMKM, hingga distribusi ke sekolah-sekolah di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Mengintegrasikan sistem ini ke dalam struktur APBN memerlukan ketelitian agar tidak mengganggu aliran dana pendidikan yang sudah berjalan (existing).

Selain itu, tahun 2028 dipandang sebagai momentum di mana pemerintah sudah memiliki data empiris mengenai efektivitas biaya (cost-effectiveness) dari program MBG. Dengan data tersebut, barulah anggaran dapat dipisahkan secara mandiri dalam struktur APBN tanpa mengganggu stabilitas fiskal negara.

Sinergi Gizi dan Pendidikan: Dua Sisi Mata Uang

Meskipun secara anggaran akan dipisah, pemerintah menekankan bahwa secara substansi, program MBG dan pendidikan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Gizi yang baik adalah fondasi utama bagi kemampuan kognitif siswa.

Pemerintah memandang bahwa peningkatan anggaran pendidikan secara kualitas (akademik) tidak akan maksimal jika anak didik mengalami masalah stunting atau kekurangan gizi kronis. Oleh karena itu, program MBG diposisikan sebagai pendukung (supporting system) bagi keberhasilan tujuan pendidikan nasional.