Kemenhub Perkuat Mitigasi Risiko, Simulasi Keadaan Darurat di Bandara APT Pranoto Samarinda Berjalan Intensif
Uji kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi kecelakaan pesawat guna menjamin keselamatan penerbangan di Kalimantan Timur.
SAMARINDA - Keselamatan penerbangan merupakan prioritas tertinggi dalam operasional bandar udara. Menyadari hal tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda menggelar pelatihan penanggulangan keadaan darurat secara komprehensif. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh elemen di bandara, mulai dari personel hingga peralatan teknis, berada dalam kondisi siap siaga menghadapi situasi kritis yang tidak terduga.
Simulasi ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sebuah pengujian nyata terhadap efektivitas Airport Emergency Plan (AEP) atau Rencana Keadaan Darurat Bandara yang telah disusun. Dalam skenario yang dirancang sedemikian rupa, para petugas dihadapkan pada simulasi kecelakaan pesawat yang memerlukan respon cepat, tepat, dan terkoordinasi antarinstansi.
Menguji Ketangguhan Sistem Mitigasi Bencana di Bandara
Kegiatan pelatihan ini difokuskan pada pengujian alur komunikasi dan kecepatan respon (response time) seluruh unit terkait. Dalam dunia penerbangan, setiap detik sangat berharga. Keterlambatan dalam penanganan awal sebuah insiden dapat berakibat fatal terhadap keselamatan penumpang maupun kru pesawat.
Dalam simulasi tersebut, tim Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) atau Dinas Pemadam Kebakaran Bandara diuji kemampuannya dalam memadamkan api serta melakukan evakuasi korban dari area kecelakaan. Pengujian ini mencakup penggunaan armada pemadam kebakaran khusus bandara, pengecekan tekanan air, hingga efektivitas penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh personel di lapangan.
Selain aspek teknis pemadaman, simulasi ini juga menekankan pada aspek koordinasi lapangan. Bagaimana informasi mengenai kecelakaan diterima oleh pusat kendali bandara, bagaimana perintah diberikan kepada unit-unit terkait, hingga bagaimana prosedur evakuasi dilakukan menuju titik kumpul yang aman bagi penumpang yang selamat.
Sinergi Lintas Sektoral dalam Penanganan Darurat
Salah satu poin krusial dalam keberhasilan penanganan keadaan darurat di bandara adalah sinergitas antarinstansi. Bandara APT Pranoto tidak bekerja sendiri; dalam menghadapi keadaan darurat, diperlukan kolaborasi yang solid dengan berbagai pihak eksternal. Pelatihan ini melibatkan berbagai unsur penting guna menyamakan persepsi dan prosedur operasional standar (SOP).
Beberapa pihak yang terlibat aktif dalam simulasi ini meliputi: