DWJ Manajement - PORTAL

Komunikasi Berdampak, BRI Corcomm Bawa Narasi ESG Lebih Dekat ke Masyarakat

Oleh: DWJ-Manajement 03 Sep 2026
Komunikasi Berdampak, BRI Corcomm Bawa Narasi ESG Lebih Dekat ke Masyarakat

Menghindari Greenwashing: Memastikan bahwa setiap pesan yang disampaikan berbasis pada data nyata dan aksi konkret, bukan sekadar klaim pemasaran tanpa bukti.

Relevansi Lokal: Menghubungkan isu global seperti pemanasan global dengan isu lokal seperti ketahanan pangan petani atau keberlanjutan usaha mikro.

Strategi Corcomm BRI: Mengubah Jargon Menjadi Aksi Nyata

Penghargaan Anugerah Hijau yang diterima BRI menjadi bukti valid bahwa strategi yang dijalankan oleh tim Corcomm mampu menjawab tantangan tersebut. BRI tidak hanya sekadar "berbicara" tentang keberlanjutan, tetapi mereka membangun jembatan informasi melalui berbagai kanal komunikasi yang terintegrasi.

Salah satu kekuatan utama BRI terletak pada kemampuannya melakukan storytelling. Alih-alih hanya memaparkan grafik penurunan emisi, BRI lebih memilih untuk mengangkat profil nasabah UMKM yang berhasil bertransformasi menjadi pelaku usaha ramah lingkungan berkat dukungan pembiayaan hijau dari bank. Cerita-cerita sukses seperti inilah yang membuat narasi ESG menjadi hidup dan relevan bagi masyarakat.

Pilar Utama Komunikasi Berdampak BRI

Berdasarkan pencapaiannya, terdapat beberapa pilar utama yang menjadi kunci sukses komunikasi strategis BRI dalam mendorong agenda keberlanjutan:

Inklusivitas Informasi: Menggunakan bahasa yang sederhana dan tidak teknis, sehingga masyarakat di pedesaan sekalipun dapat memahami manfaat dari program keberlanjutan BRI.

Multi-Channel Approach: Memanfaatkan media sosial, siaran pers, hingga interaksi langsung di lapangan untuk memastikan pesan menjangkau berbagai demografi.

Integrasi dengan Pemberdayaan UMKM: Menghubungkan program ESG dengan inti bisnis BRI, yaitu pemberdayaan ekonomi kerakyatan, sehingga keberlanjutan berjalan beriringan dengan kesejahteraan ekonomi.

Transparansi dan Akuntabilitas: Menyajikan laporan keberlanjutan yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai bentuk kepercayaan kepada stakeholders.