DWJ Manajement - PORTAL

Prabowo Lanjutkan MBG, Komeng: Program Bagus, Cuma yang Kerja Nggak Bener

Oleh: DWJ-Manajement 14 Aug 2026
Prabowo Lanjutkan MBG, Komeng: Program Bagus, Cuma yang Kerja Nggak Bener

Soroti Program Makan Bergizi Gratis Prabowo, Komeng: Programnya Bagus, yang Kerja Nggak Bener!

Komedian Komeng memberikan kritik menohok terkait potensi kendala implementasi program unggulan Presiden Prabowo Subianto di lapangan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi salah satu sorotan utama dalam agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan nutrisi bagi anak-anak sekolah dan kelompok rentan ini, diproyeksikan akan membawa dampak masif bagi kesehatan masyarakat Indonesia di masa depan.

Namun, di tengah antusiasme pemerintah dalam mempersiapkan skala besar program ini, muncul sebuah komentar menarik dari sosok komedian yang dikenal dengan gaya bicara spontannya, Komeng. Meski seringkali dikenal dengan humor yang jenaka, pernyataan Komeng kali ini menyentuh aspek yang sangat krusial dalam kebijakan publik, yakni efektivitas eksekusi atau implementasi di tingkat bawah.

Kritik Komeng: Antara Visi Besar dan Realita Lapangan

Dalam sebuah kesempatan, Komeng memberikan pandangannya mengenai rangkaian program-program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Ia tidak menampik bahwa secara konseptual, visi yang dibawa oleh kepala negara saat ini sangatlah mulia dan bermanfaat bagi rakyat banyak.

Namun, Komeng memberikan catatan penting yang seringkali menjadi "penyakit" dalam birokrasi di Indonesia. Ia menyoroti bahwa sebagus apa pun sebuah rancangan program, hal itu tidak akan berarti banyak jika tidak dibarengi dengan kinerja para pelaksananya yang jujur dan kompeten.

"Sebenernya semua program Presiden itu bagus, cuma yang kerjanya aja pada nggak bener," ujar Komeng dengan gaya khasnya yang lugas.

Pernyataan singkat ini mengandung makna yang sangat dalam. Komeng seolah sedang memberikan peringatan kepada pemerintah bahwa keberhasilan Makan Bergizi Gratis bukan hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran atau besarnya skala distribusi, melainkan pada integritas para oknum yang bertugas mengelola program tersebut di lapangan.

Mengapa Implementasi Menjadi Titik Lemah?