DWJ Manajement - PORTAL

Jalani Tes Calon Deputi Gubernur BI, Ini Visi Besar Solikin

Oleh: DWJ-Manajement 27 Aug 2026
Jalani Tes Calon Deputi Gubernur BI, Ini Visi Besar Solikin

Mengapa Visi Solikin Penting bagi Masa Depan BI?

Visi yang dibawa oleh Solikin M. Juhro mencerminkan evolusi peran bank sentral modern. Jika di masa lalu bank sentral dianggap sebagai institusi yang "steril" dan hanya fokus pada angka-angka inflasi, kini tuntutan publik dan kebutuhan global mengharuskan bank sentral menjadi aktor yang lebih strategis dalam pembangunan berkelanjutan.

Ada beberapa alasan mengapa visi ini dianggap sangat krusial bagi Indonesia:

Ketahanan Ekonomi Jangka Panjang: Dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan, BI membantu memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi saat ini tidak menciptakan beban finansial atau kerusakan lingkungan bagi generasi mendatang.

Daya Saing Global: Dunia internasional kini semakin mengedepankan standar ESG (Environmental, Social, and Governance). Dengan mengadopsi kebijakan yang mendukung keberlanjutan, Indonesia dapat lebih menarik investasi asing yang berkualitas.

Stabilitas Sistem Keuangan yang Komprehensif: Dengan memitigasi risiko-risiko baru seperti risiko iklim dan risiko digital, BI memperkuat benteng pertahanan ekonomi nasional dari berbagai jenis guncangan.

Melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), masyarakat dan para pemangku kepentingan dapat melihat sejauh mana visi ini dapat ditransformasikan menjadi kebijakan nyata yang menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Kesimpulan

Visi Solikin M. Juhro mengenai "trilema keberlanjutan" menandai babak baru dalam diskursus kebijakan moneter di Indonesia. Dengan menyeimbangkan stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan/sosial, Solikin menawarkan peta jalan yang lebih holistik bagi Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian global.

Tantangan ke depan memang berat, terutama dalam mengintegrasikan risiko-risiko non-tradisional seperti perubahan iklim dan transformasi digital ke dalam kebijakan moneter dan makroprudensial. Namun, jika visi ini berhasil diimplementasikan, Bank Indonesia tidak hanya akan berhasil menjaga stabilitas nilai Rupiah, tetapi juga akan menjadi motor penggerak bagi ekonomi Indonesia yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan.